RADAR JEMBER - Hujan deras mengguyur wilayah perkotaan Jember sejak sore hari dengan intensitas sedang hingga tinggi, Rabu (28/1/2026).
Guyuran hujan memicu genangan di sejumlah ruas jalan, terutama di kawasan kampus dan lingkar kampus.
Beberapa titik yang terpantau tergenang antara lain Jalan Jawa, Jalan Bengawan Solo, dan Jalan Mastrip di Kecamatan Sumbersari
Ketinggian air bervariasi, mulai sekitar 5 sentimeter hingga mencapai kurang lebih 20 sentimeter di beberapa titik jalan.
Genangan membuat arus lalu lintas melambat karena pengendara harus mengurangi kecepatan saat melintas.
Sejumlah pengendara sepeda motor bahkan terlihat turun dan menuntun kendaraannya karena mesin mati setelah menerobos air.
Sebagian lainnya memilih berhenti di tepi jalan untuk menunggu air sedikit surut sebelum kembali melanjutkan perjalanan.
Hilmar, warga Sumbersari yang terdampak genangan di Jalan Mastrip, mengaku terpaksa menghentikan laju motornya karena khawatir mogok.
Ia memilih menunggu hingga genangan sedikit menurun sebelum berani melintas menggunakan motor matik miliknya.
“Saya tadi berhenti dulu, nunggu airnya agak surut karena takut motor matik mogok kalau dipaksa lewat,” ujar Hilmar.
Menurutnya, genangan seperti ini kerap terjadi saat hujan turun cukup lama di kawasan sekitar kampus.
Ia berharap sistem drainase di wilayah tersebut bisa diperbaiki agar air lebih cepat surut ketika hujan deras mengguyur.
Di lokasi lain, debit air Sungai Kalijompo dilaporkan mengalami kenaikan cukup signifikan akibat hujan yang terus berlangsung.
Namun hingga saat ini belum ada laporan banjir yang sampai menggenangi rumah warga di sekitar aliran sungai tersebut.
Sampai berita ini ditulis, BPBD Jember juga belum mengeluarkan rilis resmi terkait dampak hujan deras yang melanda wilayah perkotaan.
Editor : M. Ainul Budi