Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Genting Rumah Rusak Jadi Pemicu, Perselisihan Keluarga di Kalisat Berujung Pembacokan Maut

Imron Hidayatullahh • Rabu, 28 Januari 2026 | 06:10 WIB

TRAGIS: Ketua RW setempat, Suharjo, menunjukkan genting rumah korban yang sempat terkena kayu milik pelaku.
TRAGIS: Ketua RW setempat, Suharjo, menunjukkan genting rumah korban yang sempat terkena kayu milik pelaku.

Radar Jember – Tragedi pembacokan di Dunun Krajan II, Desa Glagahwero, Kecamatan Kalisat, hingga menyebabkan satu orang tewas ternyata diawali rangkaian perselisihan yang memanas sejak beberapa hari sebelumnya.

Ketua RW setempat, Suharjo, mengungkapkan bahwa hubungan korban dan pelaku masih ada ikatan keluarga.

Istri korban diketahui merupakan keponakan dari istri pelaku.

Meski begitu, keduanya disebut sudah lama memiliki persoalan yang belum tuntas.

Menurut Suharjo, perselisihan memuncak pada saat pelaku membawa kayu melintas di depan rumah korban.

Kayu yang dibawa pelaku disebut sempat mengenai genting rumah korban hingga menyebabkan kerusakan.

“Kayu yang dibawa pelaku itu kena genting rumah korban sampai rusak. Dari situ emosi kedua belah pihak langsung tersulut,” ujarnya.

Cekcok pun tak terhindarkan. Baik korban maupun pelaku sama-sama bersikeras mempertahankan pendapatnya.

Warga sekitar yang melihat situasi memanas langsung berupaya menghalangi dan menenangkan keduanya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Di tengah upaya mediasi warga, pelaku disebut meminta agar batas tanah di antara mereka diukur ulang.

Pelaku juga menghendaki adanya mediasi lanjutan yang melibatkan perangkat desa dan dilakukan di kantor desa setempat.

“Waktu itu warga sudah berusaha memediasi. Pelaku minta batas tanah diukur ulang dan minta mediasi lagi di kantor desa,” jelasnya.

Belum sampai mediasi lanjutan, tragedi justru terjadi pada Senin pagi (26/1).

Pelaku mendatangi korban dan melakukan pembacokan yang berujung pada tewasnya Sumarsono dan membuat warga sekitar geger.

Sementara itu, hingga kemarin (27/1), polisi masih meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk memperjelas rangkaian peristiwa tersebut.

“Pemeriksaan saksi masih berjalan. Kami dalami kronologi dan latar belakangnya secara menyeluruh agar perkara ini terang,” tegas Kapolsek Kalisat Iptu Ika Mufid Dati. (dhi/dwi)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #Pembacokan #keponakan bacok paman