Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Realisasi Investasi Tembus Rp2,3 Triliun, Jember Diprediksi Jadi Magnet Investor 2026

Maulana RJ • Rabu, 21 Januari 2026 | 06:00 WIB
Gambar ilustrasi investasi.
Gambar ilustrasi investasi.

Radar Jember - Memasuki tahun 2026, Kabupaten Jember diprediksi akan menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Timur bagian timur.

Optimisme ini muncul seiring dengan membaiknya berbagai infrastruktur penunjang.

Mulai dari ketersediaan bahan bakar pesawat di Bandara Notohadinegoro hingga penyederhanaan birokrasi perizinan yang semakin efisien.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu satu Pintu (DPMPTSP) Jember mencatat, capaian investasi yang sudah masuk hingga triwulan III tahun 2025 mencapai Rp2,3 triliun, melampaui target realisasi investasi yang telah diproyeksikan dalam RPJMD DPMPTSP Jember sebesar Rp1,25 triliun, atau naik 183 persen.

Besarnya nilai investasi ini tersebar diberbagai sektor usaha yang ada di Jember, lima sektor tertinggi penyumbang nilai investasi.

Yaitu perumahan, kawasan industri dan perkantoran; Kedua Industri makanan; Ketiga Perdagangan dan reparasi; keempat Industri mineral non logam; dan Kelima Konstruksi.

Bupati Jember Muhammad Fawait, menegaskan tahun 2026 adalah momentum bagi Jember untuk "berlari" kencang.

Dengan turunnya harga tiket pesawat rute Jember-Jakarta, akses pengusaha nasional ke Kota Suwar-Suwir kini menjadi jauh lebih mudah.

Dalam suatu kesempatan, ia juga mengutarakan bahwa investasi skala kecil maupun besar, menjadi kunci vital menciptakan lapangan kerja yang luas.

Ia memastikan Pemkab Jember terus mempercepat pertumbuhan ekonomi, menyiapkan kebijakan yang sangat pro-investor.

"Untuk investor yang ingin masuk ke Jember, kami siapkan 'karpet warna pink'. Kalau memang dibutuhkan insentif fiskal, itu bisa kita berikan," katanya.

Seiring pembangunan infrastruktur yang masif di Jember, Gus Fawait cukup optimistis investasi tahun 2026 akan lebih bergairah lagi.

Terlebih dengan aksesibilitas via udara yang telah membuat Jember bisa terhubung dengan dua kota penting Indonesia yakni Jakarta dan Bali.

"Terpenting investasi yang masuk memberi manfaat bagi masyarakat dan mempercepat serapan angkatan kerja di daerah," imbuhnya. (mau/nur)

Realisasi Investasi 2025*
• Total Nilai Investasi : Rp2,3 Triliun (setara $ 143 Juta).
• Total Pelaku Usaha : 809 entitas.
• Penyerapan Tenaga Kerja (TKI) : 6.750 orang.

Rincian Sumber Modal:
• Penanaman Modal Asing (PMA)
Terdapat Pelaku Usaha 119 Orang
Jumlah Investasi Rp 1,6 Triliun
Serapan TKI 3.514 orang
• Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN)
Terdapat Pelaku Usaha 690 Orang
Jumlah Investasi Rp 641 Miliar Triliun
Serapan TKI 3.236 orang

5 Sektor Tertinggi Penyumbang Nilai Investasi
1. Perumahan, kawasan industri dan perkantoran.
2. Industri makanan.
3. Perdagangan dan reparasi.
4. Industri mineral non logam.
5. Konstruksi.

*SUMBER: DPMPTSP Jember

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #Investor #dpmptsp #investasi #Gus Fawait