Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Evakuasi Terkendala, Batu Jumbo Seukuran Mobil yang Menutup Jalan Sukorejo–Gumuksari Bikin Warga Cemas

Jumai RJ • Selasa, 20 Januari 2026 | 06:20 WIB
DI TENGAH JALAN: Batu besar menutupi jalan penghubung Desa Sukorejo dan Desa Gumuksari, Kecamatan Kalisat. Hingga, kemarin (19/1) batu tersebut tidak kunjung dievakuasi.
DI TENGAH JALAN: Batu besar menutupi jalan penghubung Desa Sukorejo dan Desa Gumuksari, Kecamatan Kalisat. Hingga, kemarin (19/1) batu tersebut tidak kunjung dievakuasi.

Radar Jember – Sebuah batu berukuran jumbo masih menjadi ancaman bagi warga Desa Sukorejo, Kecamatan Kalisat.

Batu berukuran sekitar 3 x 4 meter itu hingga kemarin (19/1) masih berada di tengah jalan penghubung Desa Sukorejo dengan Desa Gumuksari, sehingga warga yang melintas merasa was-was.

Batu tersebut berasal dari longsoran gumuk setinggi sekitar 12 meter yang terjadi pada Jumat (16/1) sore.

Longsor dipicu intensitas hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir, menyebabkan material tanah dan batu besar jatuh dan menutup badan jalan desa.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, kemarin pagi (19/1), posisi batu tersebut tidak berubah.

Artinya proses evakuasi batu besar tersebut belum dapat dilakukan. Walau begitu, masyarakat masih melintas jalan tersebut.

Baik pergi bekerja, ke sawah, hingga ke sekolah. Sementara, batu berukuran besar itu masih dipasang police line.

Kapolsek Kalisat Iptu Ika Mufid Dati mengatakan, ukurannya yang sangat besar membuat petugas kesulitan untuk memindahkannya dari lokasi kejadian.

Akibat kejadian itu, akses jalan hanya bisa dilalui kendaraan roda dua.

Sementara kendaraan roda empat terpaksa harus memutar melalui jalur alternatif yang lebih jauh.

“Beruntung, saat batu longsor tidak ada kendaraan yang melintas sehingga tidak menimbulkan korban jiwa,” paparnya.

Untuk mengantisipasi kemungkinan longsor susulan, lokasi kejadian telah dipasangi police line.

Langkah ini dilakukan karena curah hujan di wilayah tersebut masih cukup tinggi.

“Batu yang longsor ukurannya sangat besar, sehingga proses evakuasi membutuhkan alat berat. Kami sudah berkoordinasi dengan BPBD Jember dan Dinas PU Bina Marga Kabupaten Jember untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Ika Mufid.

Sementara, Adit Nugroho warga Kalisat mengaku, sangat was-was melintas di jalan tersebut.

Bukan, karena disebabkan ada batu ukuran besar di jalan itu. Melainkan, ada rasa khawatir batu serupa juga jatuh dari atas gumuk.

Sebab, kata dia, pernah ada kejadian batu jatuh hingga menewaskan pengendara roda dua.

“Waktu gempa tahun 2021 lalu, ada yang meninggal karena kejatuhan batu besar daerah Gladak Perak, jalan Malang – Jember,” ungkapnya. (jum/dwi)

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #longsor #batu raksasa runtuh #batu besar