Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Detik-detik Ibu dan Balita Nyaris Jatuh ke Sungai Bedadung saat Lewati Jembatan Darurat di Pakusari Jember

Jumai RJ • Senin, 19 Januari 2026 | 06:25 WIB
DITOLONG PEKERJA: Seorang ibu bersama anaknya ditolong pekerja proyek jembatan kereta api di Dusun Krajan Selatan, Desa Patemon, Kecamatan Pakusari karena terjatuh, di jembatan darurat, Minggu (18/1).
DITOLONG PEKERJA: Seorang ibu bersama anaknya ditolong pekerja proyek jembatan kereta api di Dusun Krajan Selatan, Desa Patemon, Kecamatan Pakusari karena terjatuh, di jembatan darurat, Minggu (18/1).

Radar Jember Sebuah insiden nyaris berujung petaka terjadi di jembatan darurat penghubung Dusun Krajan Selatan dan Dusun Kloncing, Desa Patemon, Kecamatan Pakusari, Minggu (18/1).

Seorang ibu bersama anaknya yang masih balita terjatuh saat melintasi jembatan tersebut menggunakan sepeda motor.

Peristiwa itu terjadi di jembatan darurat yang digunakan warga setelah jembatan utama putus diterjang banjir pada Senin, 15 Desember 2025 lalu.

Saat kejadian, sang ibu mengendarai motor Yamaha Jupiter MX sambil membonceng anaknya yang berusia sekitar 2,5 tahun.

Ketika melintas, sepeda motor yang dikendarainya oleng hingga terjatuh di atas jembatan.

Ibu dan anak tersebut nyaris terperosok ke Sungai Bedadung yang mengalir tepat di bawah jembatan.

Beruntung, balita yang duduk di bagian depan tak sampai terlempar ke sungai.

Melihat kejadian itu, sejumlah pekerja proyek pembangunan jembatan kereta api yang berada tak jauh dari lokasi langsung berlari dan memberikan pertolongan.

Anak balita tersebut segera diamankan, sementara sang ibu kemudian mendekap anaknya yang telah ditolong.

Sepeda motor yang terjatuh juga diberdirikan kembali.

Samsul, 34, warga Desa/Kecamatan Arjasa, menjelaskan bahwa sejak jembatan penghubung putus akibat banjir, warga Dusun Kloncing dan wilayah sekitarnya terpaksa menggunakan jalur alternatif, termasuk jembatan darurat tersebut.

Putusnya jembatan itu, kata Samsul, terjadi bersamaan dengan proses pembangunan jembatan kereta api di lokasi tersebut.

“Sambil menunggu jembatan selesai, warga menggunakan jembatan darurat,” kata Samsul.

Ia berharap warga yang melintas bisa lebih berhati-hati mengingat kondisi jembatan darurat yang cukup rawan dan berbahaya, terutama bagi pengendara sepeda motor. (jum/nur)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Sungai Bedadung #Jember #jembatan darurat #Kecelakaan