Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Pemuda Asal Mojomulyo Jember Hilang Terseret Arus Sungai Tanggul saat Berburu Biawak

Maulana RJ • Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:50 WIB

Petugas gabungan beserta dari unsur relawan, mulai melakukan penyisiran korban hanyut di Sungai Tanggul, Gumukmas, Jember, Sabtu (17/01/2026). (Dok. BPBD)
Petugas gabungan beserta dari unsur relawan, mulai melakukan penyisiran korban hanyut di Sungai Tanggul, Gumukmas, Jember, Sabtu (17/01/2026). (Dok. BPBD)

GUMUKMAS, Radar Jember - Aktivitas berburu biawak berujung duka di aliran Sungai Tanggul, Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas, Jember. 

Seorang pemuda berinisial IK (18), warga Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger, dilaporkan hilang setelah tenggelam di sungai tersebut pada Sabtu (17/01/2026) siang sekitar pukul 11.00 WIB.

Kejadian bermula saat korban bersama beberapa rekannya menyusuri bantaran sungai untuk mencari biawak. Namun, keceriaan itu berubah menjadi kepanikan saat IK diduga terpeleset dan langsung terseret arus sungai yang cukup dalam.

Baca Juga: Pamor Daun Emas Mulai Lungset, Banyak Petani Tembakau Jember Panen Tapi Sulit Untung

Relawan Barat Daya BPBD Kabupaten Jember, Viky Septian, mengonfirmasi adanya laporan kecelakaan air tersebut dan segera mengerahkan tim menuju lokasi kejadian.

“Kronologis kejadian jadi korban (IK) bersama rekan rekannya sedang mencari Biawak, kemudian korban diduga terpleset dan kemudian dinyatakan hilang tenggelam,” kata Viky, menjelaskan awal mula insiden tersebut.

Upaya pencarian skala besar langsung dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, SAR Lokal, hingga relawan Brandal Alas. 

Baca Juga: Hendak Mudik ke Kabupaten Jember? Waspadai Jalur-jalur Bahaya Ini, Cek Lokasinya

Namun, proses pencarian menghadapi tantangan berat akibat faktor alam. Hujan gerimis yang turun sepanjang sore memaksa tim untuk menyesuaikan strategi demi keselamatan personel.

“Untuk hari ini kami fokuskan pencarian di wilayah daratan karena cuaca yang tidak bersahabat dan waktu sudah agak sore. Tim kami bagi menjadi dua tim untuk penyisiran mulai dari arah Timur ke Barat begitu sebaliknya,” pungkas Viky.

Hingga berita ini diturunkan, keberadaan korban masih belum ditemukan. Jika penyisiran darat di sepanjang bantaran sungai belum membuahkan hasil, tim gabungan berencana menurunkan perahu karet untuk menyisir area perairan pada esok hari, Minggu 18 Januari 2026.

Editor : M. Ainul Budi
#Jember #tenggelam #biawak #laka sungai #Peristiwa