Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Ribuan Jemaah Jember Lunas Bipih, Kemenag Tekankan Persiapan Fisik Jelang Haji

M Adhi Surya • Kamis, 15 Januari 2026 | 06:55 WIB
JALANKAN IBADAH : Pemberangkatan jemaah haji asal Jember dari Alun-Alun Kecamatan Tanggul, menuju embarkasi Surabaya tahun 2025 lalu.
JALANKAN IBADAH : Pemberangkatan jemaah haji asal Jember dari Alun-Alun Kecamatan Tanggul, menuju embarkasi Surabaya tahun 2025 lalu.

Radar Jember – Sebanyak 3.032 calon jemaah haji asal Jember telah menyelesaikan pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) hingga penutupan tahap kedua.

Meski demikian, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Jember, Nur Sholeh mengimbau kesiapan jemaah tak hanya berhenti pada wilayah administrasi, juga harus diimbangi dengan menjaga kesehatan hingga pemberangkatan nanti.

Dia menjelaskan, dari total jemaah yang melunasi, mayoritas merupakan jemaah haji reguler, sebanyak 2.566 jemaah tercatat sebagai haji reguler.

Jumlah itu termasuk di dalamnya jemaah penggabungan dan pendampingan.

Selain itu, terdapat 466 jemaah haji cadangan yang juga memilih menyelesaikan pelunasan.

Proses pelunasan pada hari-hari terakhir, tambahnya, sempat diwarnai kendala teknis.

Gangguan pada Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) secara nasional menyebabkan proses pembukaan blokir jemaah cadangan tidak dapat dilakukan secara optimal.

“Baru pada Jumat siang sistem kembali normal dan pembukaan blokir bisa diakses lagi,” ujar Nur Sholeh.

Hingga kini, belum ada kepastian terkait kemungkinan perpanjangan masa pelunasan Bipih.

Jika tidak ada kebijakan tambahan, maka jemaah yang belum melunasi hingga batas akhir otomatis akan masuk sebagai jemaah haji reguler pada musim haji tahun 2027.

Data sementara Kemenag Jember mencatat sekitar 300 jemaah haji reguler tidak dapat menyelesaikan pelunasan sesuai jadwal.

Sementara itu, jemaah cadangan yang tidak melunasi tidak dikenai konsekuensi karena statusnya bersifat opsional.

Menjelang tahapan selanjutnya, Kemenag Jember mengingatkan jemaah yang telah melunasi agar menjaga kesehatan dan mempersiapkan manasik dengan baik.

Istitaah kesehatan, kata Nur Sholeh, tetap menjadi syarat penting hingga menjelang keberangkatan agar pelaksanaan ibadah haji dapat berlangsung tertib dan khusyuk.

“Kesehatan harus terus dijaga hingga berlangsung proses ibadah haji nanti,” pungkasnya. (dhi/dwi)

Editor : Imron Hidayatullahh
#bipih #kemenag jember #Haji