LOJEJER, radar jember - Intensitas curah hujan terjadi di Wilayah selatan Ambulu dan Wuluhan membawa dampak.
Sekitar 200 KK di Dusun Kepel, Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Jember banjir.
Ketinggian air menggenangi halaman rumah dan tanah pekarangan 30 cm hingga 60 cm, ada juga ketinggian air hingga dada orang dewasa.
Tetapi ada genangan air hingga sedada orang dewasa. Jalan dusun juga digenangi air cukup dalam. Banyak kendaraan sepeda motor dan mobil oleh warga diamankan ditempat yang lebih tinggi
Rumah yang terdampak banjir musiman itu banyak warga yang tidak bisa memasak.
Karena ketinggian air yang masuk rumah cukup dalam.
Seperti rumah Rumah Kina, 55, dengan bu Siwo, 56, warga Dusun Kepel RT.005/RW.008, Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan.
Dua rumah yang masih satu keluarga itu memang lokasinya berada ditempat yang lebih rendah.
Sehingga banjir musiman yang setiap tabun terjadi ini bantak warga yang tidak bisa memasak.
Pemerintahan Desa (Pemdes) Lojejer, Kecamatan Wuluhan langsung langsung menyiapkan nasi siap saji kepada warga yang terdampak.
Mohammad Soleh, Kepala Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan langsung menyerahkan bantuan nasi siap saja kepada warga.
Dari 200 KK hingga 300 KK yang terdampak akan disiapkan dapur umum untuk memasak.
Untuk sementara sebelum ada posko atau dapur umum kita siapkan nasi siap saji, kata Soleh kepada wartawan di lokasi.
Banjir ini merupakan banjir musim yang terjadi setiap tahun terjadi.
"Tahun 2025 bulan Januari kini juga kembali pada pertengan bulan Januari 2026 tepatnya Selasa (13/1) malam," pungkasnya.(jum).
Editor : M. Ainul Budi