Radar Jember - Bupati Jember Muhammad Fawait mengeluarkan maklumat kepada para camat se-Jember agar tidak main-main dalam pelayanan administrasi kependudukan (adminduk), khususnya cetak e-KTP.
Ia meminta masyarakat ikut menjadi mata dan telinga pemerintah untuk melaporkan oknum bila ada yang berani menarik biaya.
"Paling penting, saya mohon dibantu oleh masyarakat. KTP ini gratis! Tidak dipungut biaya. Kalau ditemukan oknum yang menarik biaya di kecamatan atau Dispendukcapil, mohon lapor melalui saluran Wadul Guse," pintanya, saat Pro Guse Update di Kantor Kecamatan Jenggawah, (6/1).
Selain memerintahkan para camat untuk memantau langsung proses pelayanan setiap hari, ia mengaku juga akan meminta laporan bulanan sebagai bahan evaluasi kinerja para camat.
Ketegasan itu seiring dengan langkah nyata berupa peluncuran 68.000 blanko e-KTP yang didistribusikan merata ke 31 kecamatan.
Gus Fawait mengingatkan ribuan blanko tersebut dibiayai oleh APBD Jember, sehingga prioritas utama adalah warga Jember.
"Blanko KTP sudah siap, alat siap, SDM siap. Saya minta Pak Camat, jangan sampai blanko ini dipakai mencetak warga selain warga Jember karena ini dibiayai APBD Jember," terangnya.
Ia bahkan menjanjikan apresiasi khusus bagi kecamatan yang mampu memberikan pelayanan tercepat dan terbersih dari pungli.
Sebaliknya, pengawasan ketat akan terus dilakukan melalui laporan bulanan untuk memastikan kebutuhan dokumen kependudukan masyarakat terpenuhi sepenuhnya.
"Saya yakin pak camat akan berlomba menujukan prestasinya, memberikan pelayanan KTP dan sebagainya sebaik mungkin," pungkasnya. (mau/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh