Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Gara-gara Las, Industri Bantal di Jember Ini Ludes Terbakar, Tak Sampai Makan Korban Jiwa

Jumai RJ • Minggu, 11 Januari 2026 | 18:34 WIB

 

LUDES: Petugas damkar saat melakukan pendinginan di rumah milik Mustofa, warga Dusun Krajan, Desa Glundengan, Kecamatan Wuluhan pada Sabtu (20/1) siang.
LUDES: Petugas damkar saat melakukan pendinginan di rumah milik Mustofa, warga Dusun Krajan, Desa Glundengan, Kecamatan Wuluhan pada Sabtu (20/1) siang.
 

GLUNDENGAN, Radar Jember – Kejadian ini perlu jadi perhatian penting dan ekstra hati-hati saat melalukan aktivitas seperti ngelas yang berdekatan dengan barang yang mudah terbakar.

Seperti kebakaran yang terjadi di Desa Glundengan, Kecamatan Wuluhan.

Sebuah rumah dan tempat usaha atau home industri pembuatan bantal dan barang lainnya milik Mustofa, warga setempat terbakar pada Sabtu (10/1).

Tidak sampai ada korban dalam peristiwa tersebut.

Bukan hanya rumah yang dijadikan tempat isdustri pembuatan bantal, mobil Suzuki Carry dan sepeda motor Suzuki ikut terbakar.

Sebeluma mengalami musibah kebakaran, pada Sabtu (10/1) pukul 09.15 wib, Hasyim, 35, tukang las warga asal Desa Glundengan, Wuluhan baru selesai mengelas bagian blower. Saat ngelas, saksi menutup blower dengan menggunakan kain basah.

Akan tetapi, tidak lama setelah blower ditutup muncul percikan api dari tempat pangkon blower dan percikan api saat ngelas dengan cepat menyambar kedalam tumpukan bahan batal tersebut.

IPTU Handoko Dardak Kapolsek Wuluhan mengatakan, kebakaran tempat industri pembuatan bantal itu karena ada karyawan yang ngelas bagian blower.

Tiba-tiba percikan api itu menyambar tumpukan disekitar tempat blower dilas.

Tumpukan bahan bantal itu memang mudah terbakar, pada saat ngelas api langsung menyebar kedalam tumpukan yang ada di teras rumah korban.

Saat terbakar memang ada kegiatan, ada tukang las yang sedang mengerjalan blower menggunakan las listrik.

“Saat itu juga api yang mulai muncul cepat merembet ketumpukan bahan bantal tersebut,” kata Dardak.

Tidak ada korban dalam peristiwa tersebut. Karyawan dan warga sekitar berusaha ikut memadamkan api. Tetapi api terus membesar dan merembet kebangunan rumahnya.

Api yang terus membesar hingga membakar mobil korban Suzuki Carry dan sepeda motor di teras rumahnya. Beruntung garasi atau teras rumah korban terbuat dari bahan galvalum.

Mobil mengalami rusak parah termasuk sepeda motor milik korban ikut terbakar. Satu Unit mobil damkar datang kelokasi untuk melakukan pendinginan.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp 100 jutaan. Handoko menghimbau kepada warga untuk lebih waspada saat melakukan aktivitas.

Karena kebakaran tempat isdustri prmbuatan bantal itu karena kelalaian saat mengelas blower. “Apalagi yang terbajar itu tumpukan bahan untuk bantal yang mudah terbakar,” pungkas Handoko.(jum/bud).

Editor : M. Ainul Budi
#Jember #Kebakaran