PATEMPURAN , radarjember - Warga yang bertempat tinggal di sekitar lintasan kereta api (KA) Desa Patempuran, Kecamatan Kalisat, Jember mendadak gempar.
Seorang seorang ibu bernama Tumi, 57 warga Dusun Krajan, Desa Sukoreno, Kecamatan Kalisat, Jember tertabrak kereta api (KA) Logawa Relasi Ketapang- Purwokerta pada Jumat (9/1) pukul 08.20 Wib.
Kereta api Logawa Lok CC 2039804 dimasinisi Hartono Adi, warga Perumahan Dinas PT. KAI Daops IX Jember dengan asisten masinis Sahifil Imron.
Kereta Logawa dengan masinis Hartono Adi, baru berangkat dari Stasiun Kalisat, Jember pada pukul 08.11 wib.
Sesampai dijalur Kereta Api 3, KM 340 lintas Ktk/ Klt , Sukoreno / Patempuran, Kecamatan Kalisat, Jember korban Tumi, 57 warga Desa Sukoreno, kalisat berjalan di atas rel.
Pada saat berjalan diatas rel KA, tidak melihat dijalur itu kalau ada KA Logawa melintas dari arah kalisat.
Akibatnya korban tertemper/ tertabrak hingga korban terlempar dan meninggal di lokasi kejadian.
IPTU Eka Mufid Dati Kapolsek Kalisat mengatakan, korban saat itu sedang melintas diatas rel kereta api tanpa memperhatikan kalau ada kereta api Logawa akan lewat.
Kereta Api Logawa dengan Lok CC 2039804 dengan masinis Hartono Adi, menabrak korban yang sedang berjalan diatas rel hingga mengalami luka cukup parah.
Kereta relasi Ketapang – Purwokerto itu baru saja meninggalkan stasiun Kalisat pada pukul 09.11 wib. Kata Mufid.
Akibatnya korban yang tertabrak itu meninggal dilokasi dengan luka cukup parah.
Korban mengalami luka parah bagian kepala belakang pecah, tulang leher patah, lengan tangan kanan dan kiri patah, betis kanan patah.
Setelah menerima laporan dari warga, pihaknya bersama anggota dan petugas Polsus mendatangi tempat kejadian perkara (tkp).
Korban yang mengalami luka parah itu menggunakan baju merah motif kotak-kotak dan memakai rok warna cokelat, kata Kapolsek.
Selanjutnya korban yang sudah meninggal di lokasi, dibawa ke kamar mayat RSD dr Soebandi Jember, pungkas mantan KBO Satlantas Polres Jember itu.(jum)
Editor : M. Ainul Budi