Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

MANDIRI! Jembatan di Pelosok Kabupaten Jember Ini Kondisinya Sekarang Masih Putus, Warga Pilih Perbaiki Sendiri

Jumai RJ • Jumat, 2 Januari 2026 | 16:14 WIB

DIKERJAKAN SENDIRI: Warga Dusun Darungan dan Dusun Darungan Selatan, Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi, bergotong royong memperbaiki jembatan gantung yang putus akibat banjir pada pertengahan Desember
DIKERJAKAN SENDIRI: Warga Dusun Darungan dan Dusun Darungan Selatan, Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi, bergotong royong memperbaiki jembatan gantung yang putus akibat banjir pada pertengahan Desember
 

JUBUNG, Radar Jember – Warga Dusun Darungan dan Dusun Darungan Selatan, Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi, memilih memperbaiki sendiri jembatan gantung sepanjang 105 meter yang putus diterjang banjir, pada 15 Desember 2025 lalu.

Perbaikan dilakukan secara swadaya karena jembatan tersebut merupakan akses vital warga.

Sejak jembatan putus, warga harus memutar lebih jauh, terutama warga yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Perumahan Griya Mangli Indah (GMI) serta orang tua yang mengantar anak ke sekolah.

“Kalau harus memutar lewat Ajung–Mangli jaraknya cukup jauh,” kata Suprapto, warga Perum GMI.

Ia menjelaskan, perbaikan dilakukan secara gotong royong oleh warga dua dusun. Sejumlah warga menyumbang bahan, menyiapkan alat las, hingga membantu tenaga.

“Kalau menunggu bantuan dari desa atau pemkab, terlalu lama. Sementara jembatan ini sangat dibutuhkan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ibeng, warga Dusun Darungan Selatan. Menurutnya, jembatan gantung tersebut setiap hari dilalui warga, khususnya ibu-ibu yang bekerja di Perum GMI.

“Karena kebutuhan mendesak, akhirnya kami perbaiki sendiri,” katanya.

Diketahui, Jembatan yang dibangun pada 2004 dan diresmikan pada 2025 itu baru sehari selesai diperbaiki dan dicat, sebelum akhirnya kembali rusak diterjang banjir.

Perbaikan sebelumnya menghabiskan dana sekitar Rp 40 juta. Meski bukan tenaga ahli, warga tetap berupaya memperbaiki jembatan dengan peralatan seadanya. (jum/dwi)

Editor : M. Ainul Budi
#jembatan putus #Jember