Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Hujan Tak Surutkan Langkah, Ribuan Warga Jember Sambut Tahun Baru dengan Salawat

Yulio Faruq Akhmadi • Jumat, 2 Januari 2026 | 09:48 WIB

KHUSYUK: Suasana malam pergantian tahun di Alun-alun Jember diisi dengan acara salawatan.
KHUSYUK: Suasana malam pergantian tahun di Alun-alun Jember diisi dengan acara salawatan.

Radar Jember – Ribuan warga memadati Alun-alun Kabupaten Jember, Rabu (31/12) malam.

Mereka menyambut pergantian tahun 2026 dengan gema salawat dan doa bersama.

Gerimis yang turun sejak pukul 21.30 tidak menyurutkan langkah masyarakat untuk tetap bertahan mengikuti rangkaian acara di jantung kota itu.

Payung-payung terbuka di antara lautan jemaah yang duduk beralas tikar.

Lantunan salawat menggema, berpadu dengan doa bersama yang dipanjatkan sebagai penutup tahun dan pembuka lembaran baru.

Kegiatan tersebut menjadi pilihan berbeda dibanding perayaan tahun baru dengan hiburan semata.

Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan apresiasi atas kehadiran masyarakat yang tetap antusias meski cuaca kurang bersahabat.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran pejabat vertikal dan OPD yang turut hadir mendampingi warga dalam doa bersama di malam pergantian tahun.

“Gerimis tidak mengurangi semangat masyarakat Jember untuk memulai tahun baru dengan salawat dan doa agar Jember dan warganya mendapat keberkahan.” katanya dalam sambutan malam itu.

Sementara itu, pengasuh Ponpes Riyadlus Sholihin, KH Musoddiq Fikri, mengingatkan agar momentum tahun baru dijadikan titik perubahan untuk menjalani hidup yang lebih baik.

Menurutnya, pergantian tahun bukan sekadar berganti angka, tetapi saat yang tepat untuk melakukan muhasabah dan memperbaiki diri.

“Surga itu bukan untuk orang yang tidak punya dosa, tapi untuk orang yang mau bertaubat dan terus berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan," katanya.

Ia menekankan bahwa kesalahan di tahun lalu tidak seharusnya menjadi beban, melainkan pelajaran untuk melangkah lebih baik di tahun yang baru.

Perubahan sikap dan kesungguhan dalam memperbaiki diri, lanjutnya, menjadi kunci agar hidup lebih bermakna dan penuh berkah.

“Jadikan tahun depan sebagai tahun pertaubatan dan ikhtiar agar hidup kita lebih baik dan lebih berkah," pungkasnya. (yul/nur)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#gema salawat #Jember #tahun baru 2026 #alun-alun Jember #malam pergantian tahun #Gus Fawait