Radar Jember - Momen liburan tahun baru 2026 benar-benar dimanfaatkan oleh warga.
Banyak keluarga yang kemarin rekreasi ke sejumlah pantai selatan.
Seperti yang terlihat di Pantai Payangan dan pantai Watu Ulo, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Kamis (1/1).
Beberapa pantai lain, seperti Pantai Bandealit, Tempurejo, Pantai Papuma, Wuluhan, Pancer Puger , Pantai Cemara, Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger dan Pantai Paseban, Kecamatan Kencong juga diserbu pengunjung.
Ratusan pengunjung yang mandi di dominasi anak-anak, namun tak sedikit orang dewasa yang ikut dan mengawasi.
Wisatawan yang datang bersama keluarganya juga ada yang hanya duduk di warung, di pinggir pantai.
Ada yang makan bekal bawaan dari rumah dan tak sedikit yang memesan langsung di lokasi wisata tersebut.
Menurut Safitri, 35, warga asal Kalisat, dirinya datang bersama 6 keluarganya.
Ini sengaja dilakukan untuk memanfaatkan libur tahun baru. "Setiap tahun baru saya selalu ke Pantai Payangan.
Karena datang ke pantai tidak harus mandi karena ombaknya memang berbahaya," katanya.
Dikatakan, dia sempat berencana ke Pantai Watu Ulo - Papuma.
Namun yang katanya satu tiket lebih murah, belum diberlakukan.
Informasi dari pemkab Jember, satu tiket Watu Ulo - Papuma berlaku per 2 Januari, namun di lapangan ada informasi baru akan diberlakukan per tanggal 4 Januari.
Lantas, mana yang benar?
“Saya putar balik, ke pantai Payangan yang hanya bayar uang parkir saja. Meskipun ada 6 orang bayarnya tetap hanya uang parkir mobil saja," kata Safitri.
Terpisah, Agus, 37, warga Desa Wonojati, Kecamatan Jenggawah juga berencana akan ke Watu Ulo-Payangan. Namun, tiketnya masih belum satu pintu.
“Saya dan keluarga akhirnya balik kanan dan pindah ke pantai Cemara, Puger yang juga hanya ditarik uang parkir saja," jelasnya.
Sementara itu, AKP Solikhan Arif Kapolsek Ambulu terus mengimbau kepada pengunjung yang datang saat liburan tahun baru agar tidak mandi.
Apalagi mandinya hingga ke tengah. Hal ini kondisi ombak masih besar.
“Harus berhati-hati selama liburan. Jangan sampai liburan justru menjadi musibah,” ucapnya.
Pantauan Jawa Pos Radar Jember, sejak pagi pengunjung sudah memadati pantai Payangan.
Hampir seluruh tempat parkir full kendaraan roda dua dan roda empat.
Sebagian pengunjung masih banyak yang mandi walau ombak masih besar.
Relawan dan pemilik warung terus memberikan imbauan kepada pengunjung pantai yang mandi hingga ke tengah.
Di lokasi, terlihat juga banyak pengunjung yang memilih naik ke bukit Seruni sekitar pantai Payangan.
Di puncak Bukit Seruni pengunjung bisa menikmati pantai dari atas. (jum/nur)
Editor : Imron Hidayatullahh