Radar Jember – Hari Senin (22/12) yang lalu, bayi yang dimutilasi tanpa dua tangan, ditemukan di makam di Dusun Pasirian, Desa Kaliglagah, kecamatan Sumberbaru, dan ibunya telah ditangkap.
Kini, ada temuan bayi yang dibuang di Dam Sungai Bedadung, Dusun Karanganyar, Desa Rowotamtu, Kecamatan Rambipuji. Hingga kini, belum diketahui siapa ibu bayi tersebut.
Jasad bayi perempuan itu ditemukan pemancing, Senin (29/12) pukul 06.00.
Kontan, ini menjadi perhatian warga sekitar lokasi.
Penemuan bayi itu selanjutnya dilaporkan kepada perangkat desa setempat, ke piket Polsek Rambipuji.
Petugas polsek yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi.
Tim Inafis Polres Jember yang juga diberitahu langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kapolsek Rambipuji AKP Eko Yulianto membenarkan penemuan jasad bayi perempuan itu.
“Mayat bayi itu pertama kali ditemukan pemancing bernama Mohc. Suja’i, 60, di bagian hulu Sungai Bedadung. Saat ditemukan, bayi mengapung di pintu air,” katanya.
Selanjutnya, saksi melapor ke UPT Dinas Pengairan dan dilanjutkan laporannya ke Polsek.
Saat ditemukan kondisinya mengapung di sungai.
“Korban tidak menggunakan baju dan tubuhnya sudah mulai menghitam. Bayi perempuan yang ditemukan di sekitar pintu air itu masih lengkap dengan tali pusarnya. Untuk mengetahui penyebab kematian bayi tersebut, Satreskrim Polsek Rambipuji berkoordinasi dengan tim Inafis Polres Jember,” kata AKP Eko.
Bayi itu dievakuasi dari lokasi penemuan dan dikirim ke kamar mayat RSD dr Soebandi Jember.
“Sedangkan tim Inafis masih melakukan olah TKP,” kata Eko.
Kini kasus temuan bayi tersebut terus diselidiki dan ibu di balik bayi tersebut belum diketahui. (jum/nur)
Editor : Imron Hidayatullahh