Radar Jember - Setiap pergantian tahun atau tahun baru identik dengan bakar-bakar ikan. Baik ikan air tawar maupun ikan laut.
Oleh karenanya, mendekati pergantian tahun tersebut banyak pedagang ikan yang sudah siap-siap sebelumnya.
Seperti yang dilakukan Misman, 62, warga Desa Muneng, Kecamatan Kencong, Jember.
Untuk persiapan tahun 2026 ini pesanan untuk tiga Kabupaten seperti Jember, Lumajang dan Banyuwangi, sekitar 2,2 ton per hari.
"Kalau dibanding pada tahun (2025) lalu permintaan setiap harinya untuk tiga Kabupaten hanya 1,6 ton saja. Yang paling banyak memang ikan patin yang harganya hanya Rp 24.000 per kilogram. Ikan jenis patin mulai banyak disukai,” kata Misman.
Pesanan ikan jelang pergantian tahun 2026 ini paling banyak dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Seminggu sebelum pergantian tahun sudah banyak yang pesan.
Bahkan stok ikan hingga kurang. Karena harus mengirim ke tiga kabupaten.
Untuk ikan yang sudah terkirim di tiga kabupaten per hari ini Jumat (26/12) sudah 2,2 ton yang dikirim ke Jember, Lumajang dan Banyuwangi.
Biasanya pesanan terus akan bertambah hingga sehari jelang tahun baru.
“Bahkan permintaan juga tidak cukup karena stok sudah habis. Karena selain dikirim ke Banyuwangi, Jember dan Lumajang biasanya banyak yang datang langsung ke kolam,” jelasnya.
Sementara pedagang ikan tawar, Bonali, menyebut, pembelian ikan jelang pergantian tahun di jalan Raya Desa Keting, Kecamatan Jombang terus meningkat.
Puluhan pedagang ikan air tawar dan ikan laut mulai diserbu pembeli.
“Yang datang bukan hanya dari Jember, tetapi juga banyak dari Lumajang. Karena lokasi jualan berada di depan SPBU Keting, Kecamatan Jombang,” ucapnya.
Selain ikan tawar, seperti gurami juga ada lele, kutuk dan udang, tongkol.
"Biasanya yang rame sehari menjelang tahun baru. Yang paling laris itu lele dan gurami,” kata Bonali. (jum)
Editor : Imron Hidayatullahh