Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Akhir Tahun Tanpa Durian Lokal, Pasar Jember Dibanjiri Kiriman dari Banyuwangi hingga Bali

Yulio Faruq Akhmadi • Jumat, 26 Desember 2025 | 20:53 WIB
STOK SEDIKIT: Mariyam, pedagang durian di Pakusari, menyebut belum ada stok durian lokal Jember. 
STOK SEDIKIT: Mariyam, pedagang durian di Pakusari, menyebut belum ada stok durian lokal Jember. 

Radar Jember – Akhir tahun 2025, Jember belum juga memasuki musim panen durian.

Pasokan durian yang beredar di pasaran masih didominasi kiriman dari luar daerah.

Seperti didatangkan dari Banyuwangi, Bondowoso, hingga Bali yang lebih dulu memasuki musim buah.

Kondisi ini membuat harga durian di Jember belum turun karena masih terbebani biaya operasional dan transportasi.

Salah satu penjual durian di Pakusari, Mariyam, mengatakan dirinya ikut menjual durian karena melihat harga di Jember masih relatif tinggi dibanding daerah lain.

Namun, ia tidak berani mengambil stok dalam jumlah besar lantaran daya beli masyarakat cukup rendah.

“Harganya masih mahal, jadi saya tidak berani mendatangkan banyak.” katanya.

Mariyam menyebut seluruh durian yang dijualnya bukan berasal dari Jember karena hingga kini belum ada panen dari kebun lokal.

Menurutnya, kondisi tersebut terjadi hampir setiap musim. Kata dia, pasokan lokal belum tersedia sementara permintaan tetap ada.

“Di Jember masih belum ada yang panen,” katanya, Rabu (24/12).

Untuk harga, Mariyam mematok durian paling kecil Rp 15 ribu per buah.

Sementara durian berukuran besar dengan kualitas lebih baik dijual jauh lebih mahal, mengikuti harga beli dari daerah asal dan ongkos angkut yang dikeluarkan pedagang.

“Kalau yang besar bisa mahal karena ambilnya juga mahal.” sebut Mariyam.

Ia menambahkan, tingginya harga membuat penjualan berjalan pelan.

Banyak pembeli memilih menunggu hingga durian lokal Jember benar-benar memasuki musim panen agar harganya lebih terjangkau.

“Kalau sekarang salah ambil banyak, takutnya tidak laku,” jelasnya.

Sementara itu, Hanafi warga Pakusari menyebut, durian masih menjadi mejadi peluang bisnis yang baik.

Apalagi, pasar telah banyak menerima buah dengan aroma khas tersebut.

Sementara, durian lokal yang ditanam di tanah Jember belum maksimal atau stoknya sedikit.

Di sisi lain, saat ini masih belum musim. (yul/nur)

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #Durian Jember #musim durian #akhir tahun