Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Penyaluran Insentif Guru Ngaji di Jember, Gus Fawait Ingin Hadirkan Sentuhan Hangat untuk Keluarga

Maulana RJ • Kamis, 25 Desember 2025 | 22:44 WIB
GALANG DOA: Bupati Fawait saat kesempatan bersilaturahmi dengan para guru ngaji, saat beberapa kesempatan turun ke acara Bunga Desaku ataupun Guse Menyapa.
GALANG DOA: Bupati Fawait saat kesempatan bersilaturahmi dengan para guru ngaji, saat beberapa kesempatan turun ke acara Bunga Desaku ataupun Guse Menyapa.

radar jember - SEPANJANG tahun 2025 kemarin, penyaluran insentif guru ngaji dan guru kitab ini berlangsung secara bertahap, transparan, dan akuntabel.

Sentuhan hangat Rp 1,5 juta cair tanpa drama antrean panjang dan utuh tanpa potongan.

Rekening ini juga terbilang istimewa: tanpa saldo minimal dan tanpa biaya administrasi bulanan.

Bahkan, tidak sedikit bantuan ini diantar hingga depan pintu rumah penerima.

"Selama menerima insentif ini, baru kali ini penyalurannya langsung ke rumah kami," aku Maisaroh, istri Kiai Sanusi, penerima insentif asal Desa Pondokjoyo, Kecamatan Semboro, saat insentif guru ngaji langsung diantar ke rumahnya.

Kehangatan serupa juga dialami Kiai Sa'i, penerima honor guru ngaji di Musholla Nurul Jadid, Kelurahan Kranjingan, Kecamatan Sumbersari.

Kiai berusia 68 tahun itu diantar-jemput menggunakan minibus demi haknya, Rp1,5 juta, sampai di tangannya.

"Jadi beliau diantar ke kelurahan, kami bantu tandatangan dan kami serahkan uangnya. Lalu diantar pulang lagi, jadi cepat," kata Lurah Kranjingan, Ica Ghea Hernawati.

Bupati Jember Gus Fawait menegaskan, sentuhan hangat dari pemerintah daerah ini ditujukan semata-mata demi memuliakan guru ngaji.

"Guru ngaji harus kita hormati, boleh negara memberikan insentif, tapi harus secara terhormat, secara layak, dan sebaik-baiknya,” serunya. (mau/dwi)

 

Editor : M. Ainul Budi
#Jember #Bupati #guru ngaji #Gus Fawait