Radar Jember – Sebanyak 26 mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jember (Unej) menerima kucuran beasiswa dari organiasasi alumni. Keluarga Alumni FKIP Unej menyerahkan beasiswa berupa bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) tersebut kepada mereka Sabtu (20/12/25).
Dana bantuan yang diberi nama Beasiswa Bakti Alumni (BBA) tersebut diserahkan di Gedung Soedjarwo Unej, bersamaan dengan pembukaan Reuni Akbar Alumni FKIP Unej. Rangkaian acara reuni sendiri berlansung selama dua hari, Sabtu (20/12) dan Minggu (21/12).
”Beasiswa bakti alumni ini menjadi unggulan program pengurus periode 2023-2027 untuk membantu adik-adik kita, para mahasiswa yang memang masih membutuhkan bantuan,” kata Ketua Umum KA FKIP Unej Thohir Afandi.
Sebanyak 26 mahasiswa yang menerima BBA tersebut disaring dari hampir 100 pendaftar. Mereka berasal dari 12 program studi yang ada di FKIP. Selain seleksi berkas, tim dari KA FKIP juga melakukan wawancara langsung kepada mereka untuk mengetahui latar belakang ekonomi keluarga, prestasi akademik, hingga motivasi mereka dalam mengikuti program BBA.
Sebab, para penerima beasiswa juga akan terlibat dalam permagangan even dan pengelolaan media sosial organisasi KA FKIP. Mereka juga memiliki kesempatan untuk memanfaatkan jejaring alumni yang sudah tersebar di berbagai pelosok Nusantara dan berbagai profesi.
Ada empat jalur BBA. Pertama, jalur regular, di mana semua mahasiswa berhak mendaftar. Kedua, jalur afirmasi, yang khusus diperuntukkan bagi mahasiswa dengan UKT golongan I. Ketiga, jalur talenta, yang akan diberikan kepada mahasiswa berprestasi atau memiliki keahlian khusus. Keempat, jalur tahfidz, yang dikhususkan bagi mahasiswa penghafal Alqu’an.
Di antara 26 mahasiswa penerima BBA tersebut juga tersaring seorang mahasiswi penghafal Alqur’an 30 juz. ”Yang tahfidz ini biar menjadi tanggungan saya. Dari kantong saya pribadi,” ujar Dekan FKIP Dr Mohammad Na’im saat memberikan sambutan. ”Mekanisme penyalurannya tetap melalui program BBA,” lanjutnya.
Na’im sendiri juga merupakan alumni FKIP. Sehingga, dia merasa bangga dengan adanya program BBA ini. ”Kita cari lagi mahasiswa penghafal Alqur’an,” katanya.
Selian bantuan UKT untuk semester genap, para penerima BBA mendapat tambahan uang buku masing-masing sebesar Rp 500 ribu dari M. Nur Purnomosidi, anggota komisi X DPR RI. ”Ini uang buku, tidak boleh dipakai ngopi,” seloroh Bang Pur, panggilan akrabnya.
Purnomo yang hadir di acara tersebut juga menyampaikan komitmen penyediaan tambahan 25 beasiswa melalui Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK) untuk mahasiswa FKIP. Komitmen tersebut secara simbolis diserahkan kepada Rektor Unej Dr Iwan Taruna, M. Eng didampingi Dekan FKIP Mohammad Na’im. Iwan Taruna mengapresiasi komitmen dari legislator yang berangkat dari darah pemilihan Jember dan Lumajang tersebut. (*)
Editor : M. Ainul Budi