Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Watu Ulo–Papuma Pakai Satu Tiket, Pemkab Jember Siapkan Skema Akses Baru dan Tarif Terjangkau

Yulio Faruq Akhmadi • Jumat, 19 Desember 2025 | 13:00 WIB
INDAH: Eksotisnya pantai Papuma di Desa Lojejer Kecamatan Wuluhan dilihat dari ketinggian.
INDAH: Eksotisnya pantai Papuma di Desa Lojejer Kecamatan Wuluhan dilihat dari ketinggian.

Radar Jember – Pengelolaan dua ikon wisata pantai andalan Jember, yakni Pantai Watu Ulo di Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, dan Pantai Papuma, Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, rencananya akan disatukan.

Ini nanti akan diberlakukan satu tiket dan satu pintu.

Dengan kata lain, wisatawan yang datang ke lokasi tersebut, cukup membayar satu kali untuk bisa menikmati keindahan alam dua wisata tersebut.

Rencana ini menggeliat setelah Pemkab Jember menggandeng PT Palawi di bawah naungan Perhutani.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jember Bobby Arie Sandy, menyampaikan, kesepakatan ini menjadi jawaban atas harapan masyarakat dan pelaku pariwisata yang selama ini mengeluhkan sistem tiket terpisah.

Pemkab Jember dan PT Palawi sepakat menyiapkan tiket terusan yang bisa digunakan untuk masuk ke Watu Ulo maupun Papuma.

“Ini yang sudah lama ditunggu-tunggu warga Jember,” ujarnya.

Kesepakatan itu akan diperkuat melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemkab Jember dengan PT Palawi yang dijadwalkan berlangsung Jumat (19/10).

Dalam MoU tersebut, kedua pihak akan membahas teknis pengelolaan tiket dan akses masuk wisata secara lebih terperinci.

Bobby menjelaskan, hingga kini lokasi loket tiket belum ditentukan.

Namun prinsipnya, loket harus mudah diakses dari jalur menuju Watu Ulo maupun Papuma.

Mengingat selama ini jalur menuju kedua pantai tersebut terpisah, skema akses akan dirancang agar wisatawan tetap nyaman.

“Lokasi loket dan teknisnya akan dibahas saat MoU. Yang jelas, harus bisa diakses wisatawan yang mau ke Watu Ulo maupun ke Papuma,” jelasnya.

Ia menambahkan, secara teknis tidak menutup kemungkinan akan ada dua loket berbeda, masing-masing di Papuma dan Watu Ulo.

Namun, kedua loket tersebut menjual tiket yang sama, yakni tiket terusan yang bisa digunakan untuk masuk ke dua pantai tanpa biaya tambahan.

“Loket Papuma yang sudah ada tidak akan dibongkar. Bisa saja nanti ada dua loket, tapi tiketnya satu,” terangnya.

Selain menyatukan tiket, Pemkab Jember juga mengupayakan agar harga tiket nantinya lebih terjangkau dibandingkan sistem terpisah seperti saat ini.

Untuk diketahui, saat ini harga tiket Papuma adalah Rp 25.000 sedangkan tiket masuk Watu Ulo Rp 10.000.

Bobby belum bersedia menyebutkan nominal penurunan harga tiket yang akan diterapkan.

“Soal harga nanti saja, tunggu MoU hari Jumat,” katanya singkat.

Menurut Bobby, kebijakan satu pintu ini merupakan bagian dari strategi Pemkab Jember untuk meningkatkan kualitas dan daya saing pariwisata daerah.

Terlebih dengan dibukanya jalur penerbangan dari dan ke Jakarta serta Bali, Jember kini mulai diposisikan sebagai pintu masuk kawasan Tapal Kuda.

“Wisatawan yang waktunya terbatas bisa menikmati Watu Ulo dan Papuma dalam satu hari dengan akses yang lebih mudah,” pungkasnya. (yul/dwi/nur)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #pantai papuma #Pantai Watu Ulo #tiket papuma mahal #tiket terusan #perhutani