Radar Jember - Banjir luapan di Sungai Petung Dusun Pertelon, Desa Pakis, Kecamatan Panti, sudah terjadi dua kali.
Ini sempat membuat warga waswas akan kemungkinan terjadinya banjir susulan.
Kemarin (12/12), begitu dilakukan normalisasi sungai, warga pun mengaku lebih tenang.
Seperti yang disampaikan ibu Hamid, warga sekitar yang rumahnya pernah terdampak banjir bandang pada tahun 2022.
Baca Juga: Ramai Baliho Pink di Jalanan Jember, Gus Fawait Tepis Tuduhan Kampanye Dini: Pilkada Masih Lama!
"Sebulan terakhir ini sudah dua kali, air Sungai Petung meluap. Meskipun rumah saya tidak terdampak meluapnya sungai pada hari Senin (10/11) dan Senin (8/12) tetapi juga ikut waswas. Setelah dinormalisasi mulai agak lega," katanya.
Hal senada juga disampaikan Mistiyono, warga sekitar bantaran sungai mengaku waswas kalau di bagian hulu hujan deras.
Pada saat banjir dua kali sebulan terakhir ini, dia sempat menyelamatkan barang-barang karena banjir sama-sama terjadi pada sore hari.
“Selain luapan air sungai menggenangi halaman rumah juga merusak saluran irigasi yang mengairi hektaran sawah yang ada di bagian hilir,” kata Mistiyono.
Dengan normalisasi sungai menggunakan alat berat milik Dinas PU BMSDA Jember itu, air sungai diharapkan tidak meluap lagi ke pemukiman warga.
“Saat air sungai meluap, biasanya membawa sampah potongan kayu,” pungkasnya. (jum/nur)
Editor : Imron Hidayatullahh