Radar Jember – Pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) tahap pertama bagi calon jemaah haji (CJH) Jember terus berjalan.
Tercatat baru 307 jemaah yang lunas dari total 2.854 jemaah yang masuk daftar estimasi keberangkatan 2026.
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Jember Nur Sholeh mengatakan, pelunasan tahap pertama dijadwalkan berlangsung mulai 24 November hingga 23 Desember nanti.
Selama masa tersebut, jemaah yang telah menerima nomor porsi dan dinyatakan memenuhi syarat istithaah kesehatan dapat segera melakukan setoran biaya haji.
Pihaknya terus memantau progres pelunasan di seluruh kecamatan.
Hingga, Selasa (10/12) kemarin, ada 307 CJH yang telah melunasi dari total 2.854 jemaah yang diproyeksikan berangkat tahun depan 2026.
“Kami imbau jemaah tidak menunggu akhir masa pelunasan. Lebih cepat lebih baik agar administrasinya segera tuntas,” ujar kepada Jawa Pos Radar Jember.
Menurutnya, jemaah yang belum melakukan pelunasan umumnya masih dalam proses melengkapi persyaratan, terutama dokumen paspor dan hasil pemeriksaan kesehatan.
Dua hal itu menjadi syarat utama untuk bisa dinyatakan siap melunasi BPIH.
“Kalau dua syarat itu sudah lengkap, maka jemaah bisa langsung ke bank pelunasan,” tambahnya.
Pihaknya juga menyiapkan tim pendamping di setiap Kantor Urusan Agama (KUA) untuk membantu jemaah yang mengalami kendala teknis.
Seperti perbedaan data administrasi atau kesulitan akses sistem pelunasan.
Langkah ini diambil agar tidak ada jemaah yang tertinggal akibat persoalan administratif.
Selain itu, Nur Sholeh menegaskan, pentingnya disiplin waktu mengingat jadwal keberangkatan haji 2026 diperkirakan padat.
Dengan selesainya tahap pelunasan pertama, tahap selanjutnya akan difokuskan pada persiapan manasik dan pembagian kloter.
“Tahapan administrasi ini berpengaruh langsung terhadap kesiapan keberangkatan,” jelasnya.
Sholeh menambahkan, juga terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Jember terkait jadwal pemeriksaan lanjutan bagi jemaah yang masih menunggu rekomendasi istithaah.
Pemeriksaan dilakukan bertahap untuk memastikan seluruh jemaah dalam kondisi prima menjelang musim haji.
“Kami berharap seluruh 2.854 jemaah bisa menuntaskan pelunasan sebelum batas akhir 23 Desember,” pungkasnya. (dhi/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh