Radar Jember - Upaya Pemkab Jember untuk meningkatkan konektivitas dan memikat minat investor sejauh ini terus digencarkan.
Salah satunya melalui pembukaan rute penerbangan ke Bali yang resmi telah melayani penerbangan komersial per 5 Desember 2025 kemarin.
Pembukaan rute penerbangan langsung dari Jember menuju Bali ternyata jauh lebih diminati masyarakat dibanding rute menuju Jakarta.
Hal itu terlihat dari tingkat perbedaan okupansi kedua rute, saat awal kali dibuka.
Keberangkatan pertama ke Jakarta sekitar 28 penumpang, sementara ke Bali, full seat.
Fakta itu diakui Bupati Jember Muhammad Fawait, sebagai awal yang positif.
“Antusiasnya lebih banyak dibandingkan yang ke Jakarta, saya kaget. Ternyata banyak orang Jember yang ke Bali. Yang ke Jakarta kemarin bagus, yang ke Bali perkembangannya juga bagus,” katanya, saat ditemui terkait evaluasi penerbangan perdana rute Jember - Bali, (8/12).
Bupati Fawait, sapaan akrabnya, menilai antusias masyarakat memanfaatkan penerbangan perdana itu menunjukkan tren positif yang signifikan.
Dibandingkan penerbangan perdana ke Jakarta, yang telah lebih dulu dilangsungkan, 23 September 2025.
“Dulu di awal yang terbang ke Jakarta dibanding dengan di awal yang terbang ke Bali, ini lebih banyak yang ke Bali. Tentu ke depan kami perlu mempromosikan lagi, terus, supaya semakin banyak masyarakat yang mengetahui,” bebernya.
Tren tersebut juga dinilai bahwa koneksi ke destinasi wisata utama Indonesia yaitu Bali dan koneksi internasional cukup dibutuhkan oleh warga Jember.
Hal itu tidak sekadar untuk kepentingan pariwisata, tetapi juga menyentuh sektor investasi.
Bupati Fawait mengaku sempat mendapatkan beberapa testimoni dari para pengusaha Jember atas dibukanya rute ke Pulau Dewata tersebut.
"Mereka menyampaikan terimakasih. Karena saudara mereka ada yang melakukan penerbangan ke luar negeri, bisa menikmati penerbangan dari Jember ke Bali, dari Bali langsung ke Australia," jelasnya.
Ia meyakinkan bahwa, pembukaan dua rute penting itu, Jakarta dan Bali, membuka peluang untuk berbagai potensi Jember bisa dioptimalkan.
"Artinya apa? Tren yang positif ini menumbuhkan kebanggaan bagi masyarakat Jember dan kepercayaan bagi investor untuk menanamkan modal di Jember," imbuh dia. (mau/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh