SUMBERJERUK, Radar Jember – Kondisi tiga ruang kelas di SDN Sumberjeruk 03, Dusun Sumberjeruk Kidul, Desa Sumberjeruk, Kecamatan Kalisat, semakin memprihatinkan.
Bagian eternit atau langit-langit di kelas 1, 2, dan 3 ambrol dan menyisakan risiko keselamatan bagi siswa selama proses belajar mengajar (KBM).
Bangunan ketiga kelas tersebut merupakan gedung SD Inpres lama yang sejak didirikan tidak pernah mendapatkan rehabilitasi menyeluruh. Kerusakan terparah berada di ruang kelas III yang ditempati 16 siswa.
Sejumlah lembar eternit sudah lepas dan sisa plafon yang menggantung tampak rapuh dan berpotensi kembali jatuh sewaktu-waktu. Dari total 108 siswa di sekolah tersebut, sepertiganya belajar di ruang kelas yang rusak.
Tidak hanya eternit, kerusakan juga terjadi pada kusen jendela yang lapuk dimakan rayap dan dinding ruang kelas 1 juga retak.
Saat hujan, air merembes ke dalam kelas dan teras sehingga mengganggu KBM.
Plt Kepala SDN Sumberjeruk 03, Edy Rohmatullah, mengakui kondisi bangunan sangat mengkhawatirkan.
“Kalau hujan, bocor di mana-mana. Kami khawatir eternit jatuh saat KBM berlangsung. Guru dan siswa selalu waswas,” ujarnya.
Edy menyebutkan pihak sekolah sudah berkali-kali mengajukan permohonan rehabilitasi ke Dinas Pendidikan Jember, namun hingga kini belum terealisasi.
Perbaikan yang dilakukan baru sebatas mengganti asbes yang retak, sedangkan struktur bangunan lama belum tersentuh perbaikan.
Guru kelas III, Dita Ayuningtias, mengungkapkan kekhawatirannya saat mengajar di ruang kelas yang rawan ambruk.
“Rangka Plafonnya sudah kropos dan banyak yang menggantung. Kami takut ada ambrol susulan saat siswa sedang belajar,” katanya. (jum/dwi)
Editor : M. Ainul Budi