Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Penerbangan Jember–Bali Resmi Dibuka Tanpa Subsidi, Bupati Fawait dan DPR RI Gas Lobi Agar Pesawat Besar Bisa Mendarat

Maulana RJ • Senin, 8 Desember 2025 | 14:00 WIB
Bupati Jember Muhammad Fawait bersama Anggota DPR RI Rivqy Abdul Halim dan Presiden Direktur Lion Air Daniel Putut K, di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, seusai terbang dari Bandara Jember.
Bupati Jember Muhammad Fawait bersama Anggota DPR RI Rivqy Abdul Halim dan Presiden Direktur Lion Air Daniel Putut K, di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, seusai terbang dari Bandara Jember.

Radar Jember - Penerbangan komersial perdana rute Jember-Denpasar, Bali, oleh Wings Air (Lion Group), Jumat (5/12) lalu, menandai langkah strategis kerja sama lintas sektor pemerintahan dengan swasta.

Terlebih, maskapai memutuskan melayani rute ini tanpa subsidi atau mekanisme block seat dari pemerintah daerah.

Sehingga membuka peluang pengembangan penerbangan yang lebih besar di kemudian hari.

Presiden Direktur Lion Air Daniel Putut Kuncoro, sejak awal memuji ragam potensi Jember yang berpeluang menopang pengembangan bandara.

Seperti tembakaunya yang berkualitas dunia, hingga festival karnavalnya, yang masuk dalam tiga besar karnaval kelas dunia.

"Jadi ini momen untuk mewujudkan Jember bukan hanya dikenal di Indonesia saja, tapi di seluruh dunia. Tadi kepala Otoritas Bandara Wilayah 4, juga menyampaikan akan mendukung, memberikan tempat untuk mempromosikan (Jember, Red)," katanya.

Anggota DPR RI Rivqy Abdul Halim, menilai pembukaan rute ini merupakan buah dari komunikasi intensif dan dukungan dari pihak maskapai, dengan hadirnya penerbangan tanpa subsidi dan tanpa block seat, yang secara signifikan meringankan keuangan daerah.

Bersama Bupati Jember Muhammad Fawait, ia secara eksplisit menjanjikan kelanjutan lobi tingkat pusat dan lintas BUMN untuk meningkatkan sarana dan prasarana.

"Saat ini saya terus menjalin komunikasi dengan PTPN, PT Angkasapura, dan Kementerian Perhubungan untuk mengupayakan pengembangan Bandara Notohadinegoro ini. Sehingga, pesawat besar, seperti Lion, Batik, dan Super Air Jet, juga bisa beroperasi di bandara ini," tambah Gus Rivqy, sapaan akrabnya.

Bupati Fawait mengaku sejak awal membidik dua rute penerbangan ke Jakarta dan Bali, bukan saja untuk menghidupkan koneksi via udara.

Namun, demi misi besar jangka panjang yakni menarik investasi dan menurunkan kemiskinan.

Baca Juga: Bupati Fawait Siapkan Desa Tematik 2026, Targetkan Jember Jadi Lumbung Pangan Utama Jawa Timur

"Tentu ini menjadi sebuah kenikmatan dan capaian yang luar biasa, terima kasih bagi semua pihak yang membantu kami, Gus Rivqy, juga Lion Group. Pengembangan bandara tentu jadi fokus kami selanjutnya," imbuhnya. (mau/nur)

Editor : Imron Hidayatullahh
#wings air #Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai #Bandara Notohadinegoro #penerbangan perdana #lion group #bandara jember #Gus Fawait