Radar Jember – Gara-gara minta uang tak dikasih, Yerico Muda Tharesi, 27, menjadi kalap.
Dia emosi, marah, hingga membakar rumah ibunya bernama Tumijah Resti Wulandari, 53, di Dusun Kepel, RT 003 RW 022, Desa Ampel, Kecamatan Wuluhan.
Insiden yang terjadi Kamis (4/12) lalu, kontan membuat warga sekitar panik.
Warga mengetahui rumah Tumijah terbakar dan khawatir merembet ke rumah warga lainnya.
Menurut Suyono, warga setempat mengetahui rumah korban mengeluarkan asap tebal hingga membumbung tinggi langsung berlari mendatangi rumah korban.
“Kejadian itu langsung dilaporkan kepada perangkat desa dan Polsek Wuluhan,” katanya.
Saat itu, rumah Tumijah sudah terbakar.
Belakangan diketahui sengaja dibakar oleh Yerico.
Api yang semakin membesar terus merembet dan membakar seluruh isi rumah.
Warga setempat yang datang hanya bisa memberikan pertolongan dengan cara memadamkan api menggunakan air dengan alat seadanya.
Kapolsek Wuluhan Iptu Handoko Dhardak menyampaikan, saat warga bergegas membantu memadamkan api, Yerico masih marah-marah dan mengancam warga untuk tidak memadamkan api.
“Anak korban (Yerico, Red) mengancam siapa saja yang datang untuk tidak memadamkan api. Setelah warga yang datang semakin banyak, dia langsung pergi meninggal rumahnya,” katanya.
Tetapi, tak lama kemudian Yerico diamankan jajaran Polsek Wuluhan untuk dimintai keterangan demi mengetahui penyebab kebakaran rumah milik korban.
Satreskrim Polsek juga berkoordinasi dengan tim Inafis Polres Jember untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Menurut Handoko, rumah milik korban itu memang sengaja dibakar oleh Yerico.
Akibatnya barang-barang yang ada di dalam rumah tidak terselamatkan.
“Kebakaran rumah itu memang sengaja dibakar oleh anaknya. Sang anak ini ingin menguasai rumah ibunya untuk segera disertifikatkan atas nama dirinya (Yuriko, Red). Pelaku yang masih anaknya ini sakit hati karena minta uang kepada ibunya tidak diberi,” kata Kapolsek Iptu Handoko.
Akibat kejadian ini korban mengalami kerugian puluhan juta rupiah.
Dari hasil olah TKP yang dilakukan tim Inafis ditemukan barang bukti seperti botol air mineral 700 ml untuk tempat BBM, kain baju sisa kebakaran, serta kayu bekas kursi yang terbakar.
“Setelah membakar rumah milik ibunya, pelaku yang merupakan anaknya diamankan di polsek untuk menjalani proses hukum. Akibat kejadian ini korban mengalami puluhan juta rupiah,” pungkas Kapolsek. (jum/nur)
Editor : Imron Hidayatullahh