Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Jumlah Penerima Bantuan Pangan di Jember Menyusut, Ratusan KPM Terhapus karena Pindah dan Meninggal

Maulana RJ • Kamis, 4 Desember 2025 | 13:10 WIB
TERIMA HAK: Salah satu penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak yang dilangsungkan di Balai Desa Sidomekar Kecamatan Semboro, kemarin (3/12).
TERIMA HAK: Salah satu penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak yang dilangsungkan di Balai Desa Sidomekar Kecamatan Semboro, kemarin (3/12).

Radar Jember - Penyaluran bantuan pangan yang dikucurkan pemerintah pusat ke daerah-daerah, sejauh ini terus bergulir di berbagai desa/kelurahan di Jember.

Salah satunya berlangsung di Balai Desa Sidomekar, Kecamatan Semboro, kemarin (3/12).

Di desa tersebut, diketahui total Kelompok Penerima Manfaat (KPM) bantuan pangan ini sebanyak 975 KPM.

Masing-masing dari mereka memperoleh 20 kilogram beras, plus 4 liter Minyakita, untuk periode penyaluran November dan Desember 2025.

Kades Sidomekar Udi Prihwiyanto menyebut jumlah KPM bantuan pangan ini menyusut dibandingkan tahun sebelumnya.

"Sebelumnya, ada sekitar 1.021 KPM, yang sekarang ini turun menjadi 975 KPM," katanya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Para KPM bantuan ini merupakan masyarakat yang berada di kedalaman tingkat ekonomi terendah sampai menengah (Desil 1 sampai 5), yang terhimpun melalui Pusdatin dan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional atau DTSEN.

"Meski berkurang, kami terus upayakan agar bantuan ini betul-betul menyasar masyarakat kami yang betul-betul membutuhkan," tambah Udi.

Terpisah, Dinas Sosial Jember mencatat, jumlah penerima bantuan pangan tahun ini memang mengalami penurunan.

Dari total 202.218 KPM se-Jember, menjadi 201.018. Menyusut 1.200 KPM atau sekitar 0,59 persen.

"Berkurangnya data penerima ini karena ada yang pindah, karena kematian, atau yang bersangkutan tidak ada di tempat, jadi ada dipindahkan ke yang lain," kata Kepala Dinas Sosial Jember Akhmad Helmi Lukman pertengahan November lalu.

Dalam kesempatan berbeda, Bupati Jember Muhammad Fawait menilai penyaluran bantuan ini diyakini tidak sekadar menyalurkan kebutuhan pokok untuk masyarakat.

Namun juga untuk mengurangi beban pengeluaran masyarakat, menekan laju inflasi, sekaligus memastikan ketahanan pangan di daerah dan bentuk intervensi jangka pendek mengatasi kemiskinan.

"Penyaluran ini tidak mudah, kalau hanya menyalurkan tapi tidak tepat sasaran, itu gampang. Tapi ini betul-betul tepat sasaran, sehingga semua bahu-membahu menyalurkan. Kami berterimakasih kepada Pak Presiden Prabowo, Bulog, dan jajaran TNI/Polri, telah mengawal bantuan untuk masyarakat Jember ini," imbuh Gus Fawait. (mau/dwi)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #Dinsos Jember #MinyaKita #kpm #DTSEN #bantuan pangan