Radar Jember - Tahun 1988 silam, PBB dan WHO menetapkan Hari AIDS Sedunia.
Di era yang serba canggih ini, pola pencegahan dan penanganan HIV/AIDS juga perlu dilakukan, terutama dari sisi penularan seks bebas lewat PSK dan penggunanya.
BISA dibilang, sampai saat ini belum ada obat yang membuat penyakit HIV/AIDS sembuh atau berhenti total.
Orang dengan HIV/AIDS, secara medis masih harus hidup berdampingan dengan obat seumur hidupnya.
Kendati demikian, penyebaran penyakit ini cukup eksis, mengingat perkembangan zaman yang kian pesat.
Di antara penularan HIV/AIDS tersebut yakni melalui seks bebas (baca grafis).
Salah satu penularan HIV/AIDS ini banyak terjadi karena hubungan yang berganti-ganti.
Namun, ini sulit dibendung dan dikendalikan.
Apalagi, pekerja seks komersial (PSK) buka lagi PSK yang berdomisili di suatu tempat, namun kebanyakan berpindah-pindah.
Sementara, pemeriksaan terhadap mereka perlu dilakukan, meski pun tak semudah datang ke Besini, sebagai eks lokalisasi.
Jamak diketahui, PSK masa kini, banyak yang menjajakan diri lewat aplikasi dan banyak yang berdiam di hotel.
Lantas, apakah mereka yang ada di hotel-hotel juga tak luput dari pemeriksaan? Apakah mereka juga rutin periksa?
Nah, upaya deteksi dini terhadap PSK maupun orang-orang yang biasa menggunakan jasa PSK layak untuk terus dilakukan.
Ini demi mencegah penyebaran yang lebih luas, jika ada yang ditemukan reaktif HIV/AIDS. (dhi/nur)
TENTANG HIV/AIDS:
Jumlah Penderita HIV/AIDS:
2021 : 637 kasus baru
2022 : 794 kasus baru
2023 : 911 kasus baru
2024 : 670 kasus baru
2025 : 229 kasus baru
JUMLAH: 3.241 Pengidap HIV/AIDS
KETERANGAN: Jumlah dihitung berdasar temuan selama lima tahun terakhir. Data lama sebelum 2021 tak diketahui dan data akumulasi semua pengidap HIV AID yang lama maupun temuan baru tak diketahui secara pasti.
PENULARAN:
- Hubungan seks bebas.
- Kontaminasi darah karena jarum suntik bergantian.
- Penularan dari ibu ke anak, selama kehamilan, persalinan, atau menyusui.
PENCEGAHAN:
- Tidak berganti-ganti pasangan seksual.
- Memastikan pasangan tidak menderita HIV.
- Tidak berbagi penggunaan jarum suntik.
- Melakukan pemeriksaan HIV yang berisiko penyakit ini.
GEJALA HIV STADIUM LANJUT:
Berkeringat terus-menerus, Demam berulang, Menggigil, Diare kronis, Bercak putih atau luka yang terus-menerus muncul di lidah atau mulut, Sering kelelahan, Tubuh terasa lemas, Berat badan turun drastis, dan ruam atau ADA benjolan di kulit.
# Keterangan: Apabila satu diantara gejala terjadi terus-menerus dan lama, bisa konsultasi atau periksa ke faskes.
PENANGANAN:
- Terapi antiretroviral (ART) untuk menghentikan perkembangan virus dan memulihkan sistem kekebalan.
- Pengobatan seumur hidup, yaitu ART harus diminum sesuai resep dokter untuk memastikan virus tidak berkembang menjadi resistan terhadap obat.
SUMBER: Diolah dari berbagai sumber.
Editor : Imron Hidayatullahh