Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Jalan Nasional Dijadikan Arena Balap Liar, Dua Nyawa Melayang Setelah Truk Hindari Dipan Penutup Jalan

Jumai RJ • Selasa, 25 November 2025 | 14:05 WIB

OLAH TKP: Anggota kepolisian datang ke lokasi kejadian kecelakaan maut yang awalnya disebabkan oleh balap liar, kemarin pagi (24/11).
OLAH TKP: Anggota kepolisian datang ke lokasi kejadian kecelakaan maut yang awalnya disebabkan oleh balap liar, kemarin pagi (24/11).

Radar Jember – Aksi balap liar yang kerap berlangsung setiap malam Minggu di Jalan Nasional Jember–Surabaya, tepatnya di Dusun Tayyeng, Desa Rowotengah, Kecamatan Sumberbaru, kembali menimbulkan korban.

Kecelakaan itu terjadi pada Minggu (23/11) pukul 02.30 yang melibatkan truk bermuatan lombok, dan sepeda motor Honda Vario hingga menyebabkan dua orang meninggal dunia.

Kedua korban merupakan pengendara motor asal Dusun Plalangan, Desa Sukamakmur, Kecamatan Ajung.

Menurut warga, kecelakaan terjadi karena sopir truk berusaha menghindari lincak atau dipan dari bambu yang sengaja diletakkan di tengah jalan untuk menutup akses selama balap liar berlangsung.

Lincak itu milik pedagang kopi yang biasa dipakai untuk memortal jalan ketika balapan liar dimulai,” ujar Dirjo, warga sekitar.

Menurut warga, para pelaku dan penonton balap liar mulai berkumpul sejak pukul 23.00 setiap Sabtu malam.

Jalan nasional kemudian ditutup total menggunakan dipan dan dijadikan lintasan balap.

Aksi balap liar ini sebenarnya berada di wilayah Kecamatan Semboro, dengan posisi start dari arah barat.

“Setiap malam Minggu pasti ramai. Warga dan pengguna jalan jadi resah,” tambah Dirjo.

Meski Polsek Sumberbaru rutin melakukan patroli, aksi balap liar masih terus berlangsung.

Warga meminta agar operasi gabungan digelar untuk menertibkan aktivitas balap liar yang dinilai semakin meresahkan dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

“Petugas datang, mereka bubar. Begitu polisi pergi, mereka kembali lagi dan balapan,” ujar warga.

Tidak hanya warga, para pengemudi truk dan mobil pribadi yang melintas turut merasa terganggu.

Supriyanto, sopir truk asal Genteng, Banyuwangi, mengatakan, ia terpaksa putar balik karena jalan ditutup total saat hendak mengirim buah ke Surabaya.

“Kalau ada balapan liar, lebih aman cari jalur alternatif lewat Jember–Randuagung, Lumajang,” katanya. (jum/dwi)

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #polsek sumberbaru #Kecelakaan #Balap Liar