Radar Jember - Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Jember kembali menggelar job fair hari ini dan besok (26–27/11), di Balai Serbaguna Kaliwates.
Setidaknya ada sebanyak 47 perusahaan yang berpartisipasi, dengan total 1.436 lowongan kerja (loker).
Ini dibuka untuk umum dan dari berbagai latar belakang.
Pengantar Kerja Ahli Muda Disnaker Jember Irwandhi menyampaikan seluruh loker yang dibuka pada job fair ini merupakan kebutuhan riil.
Pihaknya melakukan verifikasi sejak awal dan hanya perusahaan yang benar-benar membutuhkan tenaga baru yang diizinkan berpartisipasi.
“Perusahaan lokal rata-rata memang sedang butuh. Ada juga beberapa perusahaan yang akhirnya mengundurkan diri karena kuotanya sudah terpenuhi sebelum hari-H,” ujarnya.
Beberapa perusahaan yang sebelumnya absen kini kembali bergabung karena kebutuhan tenaga kerja meningkat.
Ada juga perusahaan yang baru bergabung tahun ini.
“Contohnya ada Indomobil yang baru pertama kali berpartisipasi dalam job fair Jember. Ada yang tahun kemarin tidak ikut sekarang ikut, ini menunjukkan kalau perusahaan datang bukan untuk pamer booth aja, mereka beneran mencari kandidat,” tegasnya.
Untuk memastikan ajang ini tidak berakhir tanpa hasil, Disnaker mewajibkan perusahaan melakukan pelaporan usai job fair.
Setiap perekrutan harus dikembalikan laporannya kepada Disnaker sebagai bagian dari monitoring dan evaluasi.
Apabila perusahaan belum mendapat kandidat yang sesuai mala Disnaker akan kembali memfasilitasi pencarian tenaga kerja.
“Biasanya mereka terus berkomunikasi kalau kandidat yang dicari masih kurang, kami fasilitasi dengan promosi di media kami,” katanya.
Irwandhi menegaskan, job fair hanya akan dianggap sukses jika menghasilkan penempatan tenaga kerja baru.
Oleh karena itu, ia meminta pencari kerja memanfaatkan kesempatan ini dengan menyiapkan berkas lengkap dan aktif menggali informasi di tiap stan.
Sementara itu, di tengah maraknya isu di media sosial yang menyebut job fair di sejumlah daerah hanya formalitas, Disnaker memastikan gelaran job fair di Jember benar-benar menghasilkan penempatan tenaga kerja.
“Kami pastikan ini bukan formalitas. Ada kebutuhan nyata, ada proses rekrutmen, dan ada hasil yang nanti harus dilaporkan,” jelasnya.
Penting diketahui, job fair ini tidak membatasi peserta apakah dari Jember atau luar Jember.
Apalagi beberapa perusahaan juga ada yang datang dari luar Jember seperti dari Pasuruan, Surabaya, Mojokerto, dan Malang. (yul/nur)
Editor : Imron Hidayatullahh