Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Terpelanting di Tikungan Terakhir, Pembalap Jember Gagal Amankan Podium Superprix Boyolali 2025

Yulio Faruq Akhmadi • Senin, 24 November 2025 | 13:55 WIB
PERSIAPAN: Hadafi sedang mencoba sirkuit boyolali sebelum menjalani race perdananya, kemarin (21/11).
PERSIAPAN: Hadafi sedang mencoba sirkuit boyolali sebelum menjalani race perdananya, kemarin (21/11).

Radar Jember - Pembalap road race andalan Jember, Ahmad Mushaddiq Hadafi gagal meraih podium pada ajang bergengsi Superprix Boyolali 2025.

Motor bebek 150 cc Yamaha Jupiter MX King yang dia tunggangi terpelanting di tikungan terakhir sebelum finis pada lap kelima race satu yang digelar Jumat (21/11) malam.

Ayah Hadafi, Ahmad Yusuf, menjelaskan, putranya itu mengalami crash dua kali. Pada sesi Qualifying Time Trial (QTT).

Dalam kondisi hujan, Hadafi tergelincir dan footstep motor patah, membuatnya tidak bisa melanjutkan sesi tersebut.

Akibatnya, pada race pertama yang berlangsung pukul 20.00 WIB dalam keadaan gerimis, Hadafi harus start dari posisi paling belakang yakni P-13.

“Setelah crash waktu QTT itu Dafi masih tidak papa, tidak ada cedera. Hanya saja pada race harus start di posisi paling belakang,” ujarnya.

Meski start jauh di belakang, Hadafi tampil impresif.

Lap demi lap dia berhasil mengatasi kondisi trek Boyolali yang licin akibat gerimis, aquaplaning menjadi ancaman karena permukaan aspal yang tidak rata menyimpan genangan dan sisa minyak aspal.

Dari posisi 13, Hadafi perlahan naik hingga posisi 8.

Namun, memasuki lap kelima, duel sengit dengan pembalap asal NTT, Zahrefa, untuk memperebutkan posisi 7 berakhir petaka.

Senggolan tak terhindarkan, membuat motor Hadafi terpelanting dan jatuh dengan posisi kepala lebih dahulu.

“Total ada 12 lap, crash-nya di lap ke 5,” tuturnya.

Usai kecelakaan, Hadafi langsung dilarikan ke RSUD Boyolali.

Yusuf mengatakan putranya sempat mengeluhkan pusing dan nyeri pada bagian rusuk.

Setelah menjalani rontgen dan pemeriksaan lanjutan, dipastikan tidak ada cedera serius, sehingga Hadafi diperbolehkan pulang sekitar pukul 00.00 WIB.

Meski masih dalam kondisi kurang fit, Hadafi tetap memutuskan turun pada race kedua, Sabtu malam (22/11).

Dia kembali start dari posisi paling belakang, P13 dengan motor yang tidak sepenuhnya prima karena tim tidak sempat memeriksa ulang rangka setelah crash.

Hadafi tampil lebih berhati-hati dan berhasil menyelesaikan 12 lap dengan finis di posisi ke-11.

”Tim sudah menawari kalau tidak kuat, tidak papa tidak usah lanjut, tapi anaknya ngotot dan milih lanjut,” pungkas Yusuf.(yul/bud)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #150 CC #RSUD Boyolali #road race