Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Gelaran Operasi Zebra Semeru di Jember Pengendara Paling Banyak Dapat Teguran Gara-gara Ini, Berikut Kelengkapan yang Harus Diperhatikan

Jumai RJ • Sabtu, 22 November 2025 | 19:01 WIB
DIBERI SURAT TEGURAN: Petugas memberikan surat teguran kepada pengendara yang melakukan pelanggaran seperti tidak membawa STNK dan SIM dalam Operasi Zebra Semeru di halaman Uji Kir Kendaraan
DIBERI SURAT TEGURAN: Petugas memberikan surat teguran kepada pengendara yang melakukan pelanggaran seperti tidak membawa STNK dan SIM dalam Operasi Zebra Semeru di halaman Uji Kir Kendaraan

KALIWATES, Radar Jember – Beragam tingkah pengendara terlihat ketika Operasi Zebra Semeru 2025 digelar secara gabungan di halaman Uji Kendaraan Bermotor, Jalan Gajah Mada, Kecamatan Kaliwates, Kamis (20/11) pagi.

Dalam operasi yang hanya berlangsung sekitar satu jam itu, puluhan kendaraan terjaring, mulai sepeda motor, mobil pribadi, truk, hingga bus pariwisata.

Operasi ini melibatkan Satlantas Polres Jember, Denpom/CPM Jember, Dishub, Dispenda Jawa Timur, Jasa Raharja, serta Kantor Bersama Samsat Jember.

Petugas memeriksa kelengkapan dokumen, kepatuhan terhadap aturan berkendara, hingga kondisi administrasi pajak kendaraan.

Di lapangan, beberapa pengendara sempat menolak masuk ke area pemeriksaan dengan berbagai alasan.

Seorang mahasiswi bahkan berusaha menerobos petugas karena mengaku terlambat kuliah. Namun setelah dilakukan pendekatan, ia akhirnya bersedia mengikuti pemeriksaan.

Kasat Lantas Polres Jember, AKP Bernardus Bagas Simarmata, menyebut pelanggaran paling banyak adalah pengendara yang tidak membawa STNK dan tidak dapat menunjukkan SIM. Ada pula yang membawa barang bawaan berlebih dan diletakkan di bagian depan motor, yang dinilai membahayakan keselamatan.

“Operasi ini tetap mengedepankan edukasi. Karena itu sebagian besar hanya kami beri surat teguran, agar mereka tidak mengulangi pelanggaran yang sama,” ujar Bagas.

Ia juga mengimbau pengendara, terutama yang menempuh perjalanan jauh, untuk beristirahat saat mengantuk.

“Jangan memaksa berkendara dan jangan menaruh barang bawaan di bagian depan motor. Ada pengendara yang membawa beberapa sak kedelai di depan, itu sangat berbahaya,” tambahnya.

Dalam pemeriksaan administrasi pajak kendaraan, Samsat Keliling juga disiapkan di lokasi sehingga pengendara dengan pajak mati bisa langsung membayar di tempat.

Dispenda Jember turut melakukan pengecekan keteraturan pajak sesuai agenda operasi Zebra.

Petugas gabungan memeriksa tujuh prioritas pelanggaran, termasuk tidak memakai helm, berbonceng tiga, melawan arus, tidak memakai sabuk pengaman, dan kelengkapan kendaraan lainnya.

Dari 72 pelanggaran yang ditemukan, 71 pengendara hanya diberi surat teguran, sedangkan 1 pengendara mendapat surat tilang karena pelanggaran berat.

Yaitu tidak memasang pelat nomor, tidak membawa STNK, dan tidak memiliki SIM.

Bagas berharap masyarakat lebih sadar aturan dan tidak hanya tertib saat ada operasi.

“Setiap keluar rumah, cek dulu kelengkapan berkendara. Patuhi aturan lalu lintas karena ini untuk keselamatan diri sendiri,” tegasnya. (jum/dwi)

Editor : M. Ainul Budi
#stnk #Jember #operasi zebra semeru #Tilang