Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Terus Terusan Tergerus Banjir, Jembatan Penghubung Dua Desa di Pelosok Jember Ini Kondisinya Sekarang Ambrol

Jumai RJ • Sabtu, 22 November 2025 | 18:59 WIB

 

AMBROL: Kondisi jembatan yang ada di Dusun Krajan 1, Desa Badean, Kecamatan Bangsalsari yang ambrol akibat tergerus banjir.
AMBROL: Kondisi jembatan yang ada di Dusun Krajan 1, Desa Badean, Kecamatan Bangsalsari yang ambrol akibat tergerus banjir.

BADEAN, Radar Jember - Intensitas curah hujan yang terjadi di Jember khususnya di wilayah Desa Badean, Kecamatan Bangsalsari membawa dampak. Kondisi sebuah gorong- gorong jembatan yang menghubungkan dua desa ambrol pada Senin (10/11) lalu memprihatinkan.  

Akibatnya gorong gorong jembatan jalannya tinggal separo tepatnya di Dusun Krajan 1, Desa Badean, Kecamatan Bangsalsari. Sehingga jalan ambrol hingga separo.

Jembatan yang dibawahnya dari gorong-gorong itu tinggal separo. Beruntung kendaraan roda 4 dan truk masih bisa melintas.

Karena jalan itu merupakan jalan alternatif penguhubung Desa Badean dengan Desa Banjarsari, Kecamatan Bangsalsari .

Banyak kendaraan pribadi dengan kendaraan truk cukup banyak yang melintas di jalan tersebut.

“Kondisi jembatan tinggal separo saja, tetapi kalau terus dibiarkan dan tidak segera dilakukan perbaikan makan akan semakin lebar,” kata Wahyu, salah seorang warga Desa Badean, Kecamatan Bangsalsari.

Di lokasi itu juga ada beberapa lembaga seperti menuju ke SDN Banjarsari 04. Selain itu jalan tersebut juga menuju PTPN 1 Nusantara 5 Banjarsari.

"Kalau jembatan itu tidak segera dilakukan perbaikan akan semakin melebar. Karena bagian bawahnya sudah ikut tergerus," imbuh Wahyu.

Ambrolnya jembatan itu juga bersama tembok pengaman dibagian sisi timur.

“Sehingga jalannya tinggal separo dan terlaksa dipasang pengaman dari bambu agar pengguna jalan lebih hati-hati,” jelas Wahyu.

Sementara itu, Dony Eko Nurcahyono guru di SDN Banjarsari 04 mengatakan, kalau ambrolnya jembatan itu juga rawan ambrol susulan. Karena intensitas curah hujan cukup tinggi dan hampir hujan setiap hari.

“Kalau tidak segera dilakukan perbaikan makan akan semakin melebar dan bisa jembatan itu akan putus,” kata Dony.

Apalagi jalan itu banyak pengguna jalan yang melintas karena memamg merupakan jalan alternatif yang banyak melintas di jembatan itu.(jum/bud)

Editor : M. Ainul Budi
#Jember #Jembatan #Desa