Radar Jember - Derap langkah dan dentuman snare drum terdengar berpadu ritmis.
Suara terompet dan pianika mengisi udara, seolah memberi salam kepada ratusan pasang mata yang memadati tribun.
Sejak dua hari lalu, Jember bukan sekadar menjadi tuan rumah lomba, melainkan panggung besar bagi ribuan anak muda Jawa Timur untuk menabuh semangat persaudaraan.
Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Jawa Timur 2025 resmi dibuka dengan penuh warna, Kamis pagi (13/11).
Sebanyak 2.500 atlet dan ofisial dari berbagai kabupaten/kota hadir membawa kebanggaan daerahnya.
Tampil dalam berbagai kategori, mulai grup maupun individual, seluruhnya menampilkan yang terbaik.
Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jember Edy Budi Susilo, Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan, kejuaraan ini bukan hanya tentang siapa yang tampil terbaik.
Melainkan tentang membangun karakter generasi muda.
“Di dalam drum band terdapat harmoni antara gerak, musik, dan ketepatan, yang mencerminkan karakter tangguh dan berdisiplin tinggi. Nilai-nilai itulah yang menjadi modal penting dalam membangun sumber daya manusia unggul,” katanya.
Pesan itu terasa mengena ketika ratusan anak muda dari berbagai usia menampilkan formasi yang nyaris sempurna.
Setiap hentakan kaki mereka menegaskan disiplin dan kerja sama adalah kunci di balik keindahan barisan serta tampilan.
Edy menyebut, drum band selama ini menjadi salah satu cabang olahraga yang konsisten menyumbang prestasi bagi Jawa Timur.
Sehingga pembinaan lewat ajang Kejurprov menjadi langkah penting untuk regenerasi atlet berprestasi ke depannya.
Ketua PDBI Jawa Timur Bambang Haryono menambahkan, pihaknya telah menyiapkan ajang ini dengan standar penilaian nasional.
Tujuannya agar hasilnya dapat dijadikan tolok ukur bagi langkah lebih besar.
“Kami telah mempersiapkan teknis pertandingan secara matang, termasuk standar penilaian nasional dan fasilitas pendukung. Harapannya ajang ini melahirkan bibit unggul untuk PON 2028,” ujarnya.
Pernyataan Bambang disambut optimisme oleh Ketua PDBI Kabupaten Jember Kompol Ferry Dharmawan.
Menurutnya, Jember tidak hanya ingin dikenal sebagai tuan rumah, tetapi juga sebagai pusat kebangkitan drum band Jawa Timur.
“Kami ingin memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh peserta agar Jember dikenang sebagai tuan rumah yang ramah dan profesional,” ujarnya. (kin/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh