Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

40 Persen Sekolah di Jember Punya Fasilitas Olahraga Mumpuni, Jadi Modal Kuat Bentuk PPLP Daerah

Yulio Faruq Akhmadi • Jumat, 14 November 2025 | 14:10 WIB

OPTIMIS: Ketua Tim Penyusun DOD Jember Kunjung Ashadi (kanan) saat menyampaikan data sementara terkait kondisi olahraga Jember.
OPTIMIS: Ketua Tim Penyusun DOD Jember Kunjung Ashadi (kanan) saat menyampaikan data sementara terkait kondisi olahraga Jember.

Radar Jember – Sekitar 40 persen sekolah di Kabupaten Jember, mulai jenjang SD hingga SMA, memiliki fasilitas olahraga dan pelatih berkompeten.

Hal itu menjadi pondasi penting dalam menciptakan embrio pembinaan olahraga daerah.

Ketua Tim Penyusun Desain Olahraga Daerah (DOD)  Jember Kunjung Ashadi menyebutkan data tersebut menjadi modal penting bagi langkah awal pembentukan Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) di Jember.

Pembinaan atlet, kata dia, perlu dimulai sejak dini melalui sekolah-sekolah yang memiliki fokus cabang olahraga tertentu.

“Dari hasil pendataan, banyak sekolah yang ternyata sudah memiliki fasilitas olahraga yang cukup baik serta pelatih yang mumpuni. Ini menjadi kekuatan dasar dalam pembinaan atlet pelajar,” ujar Kunjung.

Menurutnya, ekosistem pendidikan olahraga yang efektif tidak bisa dibangun dengan satu sekolah menampung semua cabang olahraga.

Setiap sekolah, lanjutnya, sebaiknya memiliki spesialisasi.

“Ada sekolah yang unggul di basket, ada juga yang kuat di voli. Idealnya, tiap sekolah fokus pada satu cabang agar pembinaan lebih maksimal,” jelasnya.

Sementara itu, Kasi Kurikulum dan Penilaian SMP Dispendik Jember Fatah Yasin mengatakan, sejumlah sekolah di Jember sudah memiliki kegiatan ekstrakurikuler olahraga yang kuat dan menjadi ciri khas masing-masing.

“Misalnya SMPN 3 dikenal dengan basketnya, SMPN 7 punya voli yang kuat, dan SMPN 1 memiliki fasilitas gulat yang lengkap,” ujarnya.

Fatah menambahkan, sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Jember juga telah memberi ruang bagi siswa berprestasi olahraga.

Mereka yang memiliki sertifikat kejuaraan dapat diterima melalui jalur prestasi tanpa harus bersaing di jalur akademik.

“Ini bentuk dukungan agar prestasi anak-anak tetap berlanjut dan bisa berkembang di sekolah yang sesuai cabang olahraganya,” katanya.

Ia menilai, penguatan kegiatan ekstrakurikuler olahraga di tingkat SMP merupakan langkah konkret pembinaan sejak dini.

Namun, untuk jenjang yang lebih fokus pada karier atlet, idealnya dilakukan di tingkat SMA.

“Model seperti Smanor Jatim bisa jadi contoh. Di tingkat SMA, pembinaan sudah mengarah ke profesional. Kalau di SMP masih tahap penumbuh bakat,” pungkas Fatah. (yul/dwi)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #fasilitas sekolah #pplp #Dispendik Jember #Desain Olahraga Daerah