Radar Jember - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Silo pada Rabu (12/11) malam mengakibatkan tebing di Jalur Gumitir, Dusun Gumitir, Desa Sidomulyo longsor.
Material tanah dan rumpun bambu setinggi sekitar 5 meter menutup sebagian badan jalan nasional penghubung Jember–Banyuwangi.
Jalan setempat pun sempat macet.
Cak Mat, relawan Gumitir, menyebutkan, tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Saat longsor terjadi sekitar pukul 18.30, kondisi jalan sepi karena hujan masih turun deras.
“Longsor membawa pohon bambu dan akar pohon yang sudah lapuk. Untungnya tidak ada kendaraan yang lewat,” ujarnya. kemarin (13/11).
Menurut Kanitlaka Polsek Silo Aipda Dwi Cahyo Utomo, longsor dipicu intensitas hujan tinggi sejak sore hingga malam hari.
Material longsoran yang berupa tanah dan batang bambu langsung menutup sebagian jalan, bahkan menimbun saluran air di sisi tebing.
“Rumpun bambu di atas tebing ikut ambruk dan menutup badan jalan nasional. Relawan bersama petugas PU langsung melakukan pembersihan dan pemotongan bambu agar jalur bisa dilalui kembali,” kata Cahyo.
Pembersihan sisa material dilakukan Kamis (13/11) pagi oleh petugas PU Bina Marga Provinsi bersama relawan Gumitir.
Mereka menyingkirkan tanah, potongan bambu, dan batang pohon lapuk yang menutupi jalan dan saluran air.
Baca Juga: Rafif–Riza Pulang Tanpa Medali dari Popnas 2025, Perpani Jember Jadikan Hasil Ini Alarm Evaluasi!
“Sekarang kondisi jalan sudah normal, tapi kami imbau pengendara tetap berhati-hati saat melintas di Jalur Gumitir, terutama saat hujan deras disertai angin,” tegas Cahyo. (jum/dwi/nur)
Editor : Imron Hidayatullahh