PAKIS, Radar Jember - Intensitas curah hujan yang terjadi dibagian hulu sungai lereng Argopuro mengakibatkan sungai Petung, Dusun Pertelon, Desa Pakis, Kecamatan Panti, Jember banjir pada Senin (10/11/2025) malam pukul 18.00 Wib.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, hanya saja dua rumah masing-mading milik Haris, 52 dan Mistiyono, 56 warga Dusun Pertelon RT.007/RW.002, Desa Pakis, Kecamatan Panti pekarangannya terendam air bercampur lumpur.
Untuk mengantisipasi terjadinya banjir susulan akibat hujan deras, warga bersama PU BMSDA Jember, Muspika Panti serta Babinkamtibmas Desa Pakis, serta Kepala Desa Pakis, Kecamatan Panti kerja bakti gotong royong memasang bronjong dan cempolang pada Selasa (11/11/2025) pagi.
Karena meluapnya air sungai Petung itu juga merusak saluran irigasi yang mengairi 8 hektar sawah ke menuju persawahan di Desa Pakis dan Desa Kemuning Lor, Kecamatan Panti.
.
Dibagian hulu saluran yang rusak akibat banjir dipasang bronjong yang didalamnya diisi batu dan dua cempolong. Hal ini agar air dari sungai Petung masih bisa mengalir kesaluran irigasi yang dibagian hilir banyak persawahan, kata Zaeni Kades Pakis, Kecamatan Panti.
"Kalau pemasangan bronjong dan cempolong ini harus segera ditindak lanjuti. Karena kalau ini dibiarkan takut ada banjir susulan," kata Kades Pakis kepada Jawa Pos Radar Jember dilokasi.
"Dipasangnya cempolong dan bronjong ini agar sawah warga yang ada dibagian hilir bisa tetap teraliri air. Karena pasca banjir bagian hulu saluran rusak akibat dihantam banjir dan tertutup potongan kayu serta sampah yang menutupi saluran," kata Zaini.
Warga bersama BMSDA Jember kompak memasang bronjong dan cempolong agar air dari sungai Petung bisa mengairi sawah yang rata-rata ada tanaman padi. Terlihat juga Camat Panti Hendra Kusuma bersama Danramil Panti serta Kades Pakis bersama warga dilokasi.(jum).
Editor : M. Ainul Budi