KALIWATES, Radar Jember – Tak hanya soal rasa, menjaga kualitas dan ketahanan makanan olahan juga menjadi perhatian utama dalam pelatihan Cooking Class berbasis hasil laut yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Jember, kemarin.
Kegiatan ini di gelar di hotel Bandung Permai yang diikuti oleh puluhan orang.
Kegiatan ini juga melatih para pelaku usaha kecil mengatur suhu penyimpanan agar produk tetap awet tanpa bahan pengawet.
Dosen Politeknik Negeri Jember, Aulia Brilliantina, yang menjadi instruktur pelatihan, menuturkan bahwa masih banyak pelaku UMKM belum memahami pentingnya pengaturan suhu dalam menjaga kualitas produk makanan.
“Padahal tanpa bahan pengawet pun, olahan seperti dimsum dan bakso ikan bisa tetap awet asal disimpan dengan suhu yang benar,” tuturnya.
Menurut Aulia, pengaturan suhu menjadi aspek vital bagi pelaku usaha makanan berbasis hasil laut yang ingin menjaga cita rasa sekaligus memperpanjang umur simpan produk.
Ia menjelaskan, untuk produk siap jual, suhu ideal berada di kisaran 0 hingga 5 derajat Celsius, sedangkan untuk penyimpanan jangka panjang perlu dibekukan pada suhu minus 18 derajat.
Selain pengaturan suhu, pelatihan juga membahas pentingnya menjaga kebersihan wadah penyimpanan dan penggunaan kemasan kedap udara.
Hal ini untuk mencegah kontaminasi udara luar dan menjaga kualitas produk tetap stabil hingga sampai ke tangan konsumen.
Melalui pelatihan ini, Disperindag Jember berharap pelaku UMKM semakin sadar bahwa menjaga kualitas makanan tidak harus dengan bahan kimia tambahan.
Cukup dengan memahami cara penyimpanan yang benar, produk bisa tahan lebih lama, aman dikonsumsi, dan tetap diminati pasar.
Penulis : Ahmad Hendi Apriliyanto.
Editor : M. Ainul Budi