JEMBER LOR, Radar Jember - Dalam upaya mendukung program pemerintah membangun tiga juta rumah layak huni di kawasan perkotaan, pedesaan, dan pesisir, BNI meluncurkan Kredit Program Perumahan (KPP).
Program ini dirancang untuk mengurangi backlog perumahan sekaligus memperkuat sektor pembiayaan bagi pelaku usaha di bidang perumahan dan UMKM.
Melalui KPP, BNI memberikan solusi pembiayaan yang lebih fleksibel bagi developer maupun masyarakat sektor informal yang ingin memiliki rumah sendiri.
Branch Manager BNI Kantor Cabang (KC) Jember, Anjar Arie Puspitasari, menjelaskan, program KPP ini baru saja resmi diluncurkan.
Jember menjadi satu-satunya daerah di wilayah kerja BNI 18 yang telah menjalankannya.
“Kami ingin memastikan program ini benar-benar siap, baik dari sisi developer maupun masyarakat yang menjadi calon pembeli. Karena itu kami selektif memilih developer yang memiliki komitmen kuat, salah satunya Gunung Batu Property,” ujarnya.
Dia menyebut, KPP menjadi produk pembiayaan yang sangat menarik karena menawarkan bunga kompetitif sebesar 6 persen.
Besaran bunga ini setara dengan bunga awal Kredit Usaha Rakyat (KUR).
“Sebenarnya tanpa promo pun program ini sudah menarik banget. Bunganya tetap 6 persen, tidak bertingkat seperti KUR. Plafon pinjamannya juga lebih besar, bisa sampai Rp 500 juta dengan tenor hingga 10 tahun,” terangnya.
Dengan ketentuan tersebut, KPP memberikan ruang gerak lebih luas bagi masyarakat untuk memiliki rumah komersial tanpa harus bergantung pada program subsidi.
Tentunya, selain fokus pada penguatan sektor perumahan, BNI Jember juga aktif berpartisipasi dalam kegiatan masyarakat.
Sebagai bagian dari support event The Argopuro Run 2025 yang digelar Gunung Batu Property bersama Jawa Pos Radar Jember, BNI Jember siap membuka layanan perbankan di venue semi trail run tersebut.
Pada event yang akan digelar pada 9 November mendatang, BNI Jember akan mengenalkan berbagai produk dan layanan, termasuk program KPP, kepada para peserta dan pengunjung.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi promosi sekaligus bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi dan gaya hidup sehat di Jember.
Sebagai daerah pertama yang menjalankan KPP, BNI Jember berkomitmen menjadikan program ini motor penggerak pertumbuhan sektor perumahan dan UMKM lokal.
Melalui kolaborasi antara perbankan, developer, dan masyarakat, diharapkan KPP dapat membuka peluang kepemilikan rumah yang lebih merata. Sekaligus KPP diharapkan dapat menumbuhkan perekonomian daerah.
“Tahun ini kami akan terus sosialisasikan. Kalau developer, mereka mendukung dan antusias. Target kami, tahun depan, program ini bisa benar-benar sukses,” tutupnya optimistis. (kin/nur)
Editor : M. Ainul Budi