KERTONGEORO, radarjember - Entah setan apa yang menempel pada tubuh Imam Gujali, 35, warga Dusun Kertonegroro Selatan, Desa Kertonegoro, Kecamatan Jenggawah, Jember.
Ia tega menghabisi Susianti, 60, ibu kandung sendiri dengan keji. Pelaku membunuh korban menggunakan alat pemanas tembal ban pada Selasa (4/11/2025) pukul 19.00 Wib.
Peristiwa tragis itu hingga menggemparkan warga Dusun Kertonegoro Selatan, Desa Kertonegoro, Kecamatan Jenggawah, Jember dan warga darin luar Desa Kertonegoro.
Warga tidak menyangka kalau pelaku yang masih anak kandungnya sendiri itu tega membunuh ibunya.
Warga sekitar yang mendengar ada ibu dibunuh anak kandungnya langsung mendatangi rumah korban.
Sebelum kejadian tragis menimpa Susianti, ia mengantar makanan kepada pelaku. Jarak rumah korban dengan pelaku hanya berjarak dua meter saja.
Disaat korban mengantar makanan untuk pelaku terdengar suara teriakan didapur pelaku. Pelaku mengamuk dan memukul korban dengan alat pemanas tambal ban.
Mendengar suara teriakan, hingga terdengar oleh Kaspun, 54, warga Desa Sumberharum, Kecamatan Tungkal Jaya, Kabupaten Musi, Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan.
Melihat adiknya (korban-red) dianiaya pelaku dipancing agar keluar dari dapur tempat korban dipukuli.
Sehingga pelaku keluar sambil membawa alat pemanas tambal ban yang baru digunakan untuk memukul korban.
Pada saat pelaku keluar langsung mengejar saudara korban, korban yang sudah terkapar dekat kamar mandi langsung dikeluarkan oleh ibu-ibu.
Saat korban dikeluarkan dari dapur hingga depan pintu rumahnya, pelaku terus mengejar korban dan memukul bagian perut menggunakan alat yang sama yakni pemanas tambal ban.
Akibat pukulan benda tumpul, korban mengalami luka parah pada bagian pipi sebelah kiri, telinga sebelah kanan dan kepala bagian belakang, kata AKP Eko Basuki Kapolsek Jenggawah.
Masih menurut Eko, setelah menerima laporan dari keluarga korban dan perangkat desa, anggota langsung mendatangi lokasi.
Selanjutnya korban yang sudah meninggal dengan luka parah diwajah itu dilarikan ke IGD Puskesmas Jenggawah.
Pelaku langsung diamankan petugas polsek bersama warga sekitar. Bahkan sebelum petugas datang, pelaku sudah diamankan warga dengan wajah memar. Pelaku malakukan aksi nekadnya itu karena korban sering memarahi ibunya.
"Pelaku ini diduga mengalami depresi setelah bercerai dengan istrinya beberapa tahun lalu.
Selain mengamankan pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu alat pemanas tambal ban serta Hp milik pelaku," pungkas Eko.(jum).