RADAR JEMBER - RATUSAN pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Jember antusias mengikuti kegiatan Kumitra.
Program dari Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ini menjembatani kolaborasi antara UMKM dengan usaha besar dan mitra strategis.
Acara yang digelar di Aula Balai Serbaguna Jember, Kecamatan Kaliwates, kemarin, ini menjadi ruang sinergi bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas pasar, memperkuat kapasitas bisnis, serta menembus rantai pasok nasional.
Melalui kegiatan ini, para peserta mendapatkan kesempatan langsung menjalin kemitraan dengan pelaku ritel modern, lembaga pembiayaan, hingga pendamping pengembangan produk. Program Kumitra tidak hanya membuka akses pasar, tetapi juga menjamin kesinambungan usaha melalui sistem off-taker, akses modal, serta pelatihan penguatan daya saing.
Ketua UKM IKM Nusantara Jatim, Rendra Wirawan, menegaskan pentingnya UMKM untuk menjadi pelaku usaha yang Cerdas.
Itu akronim dari Cermat dalam standarisasi, Efektif dalam akses pasar, taat Regulasi, dan memiliki Daya Saing produk.
“Pemerintah telah membuka ruang yang sama bagi semua pelaku UMKM. Akses kemitraan pun dipermudah. Karena itu, kita harus bersaing secara positif dan profesional,” ujarnya saat sesi talkhsow.
Rendra juga menambahkan, UKM IKM Nusantara siap mendampingi pelaku usaha dalam menyiapkan kemasan hingga pemasaran ke ritel modern.
Ia menilai, kolaborasi antara pelaku UMKM dan ritel modern sangat penting untuk menaikkan kelas usaha lokal.
Dukungan tersebut tidak hanya pada sisi pemasaran, tetapi juga dalam pendampingan peningkatan kualitas produk.
“Mari bersama membawa UMKM Jember ini naik kelas,” serunya penuh semangat.
Sementara itu, Development Manager Indomaret cabang Jember, Chairil Anwar, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperluas akses pasar produk lokal.
Menurutnya, Indomaret sangat terbuka menerima produk UMKM untuk dijual di jaringan tokonya.
“Sebelum produk itu ter-display, kami lakukan kurasi terlebih dahulu. Hasilnya, cukup banyak produk lokal Jember yang siap bersaing di ritel modern,” jelasnya.
Chairil menambahkan, tidak semua produk langsung bisa masuk. Sebab masih perlu proses administrasi dan koordinasi dengan kantor pusat.
Namun, Indomaret berkomitmen menjadi jembatan antara pelaku usaha lokal dan pasar nasional.
“Indomaret siap menjembatani produk usaha lokal agar bisa dikenal lebih luas dan menjadi kebanggaan daerah,” pungkasnya. (kin/nur)
Editor : M. Ainul Budi