Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Pemandian Patemon, Wisata Air Tertua di Jember yang Sejuk, Jernih, Murah, dan Sarat Legenda Cinta

Redaksi Radar Jember • Jumat, 31 Oktober 2025 | 14:20 WIB
Area kolam Pemandian Patemon. (Gmaps/Dipa Ardi)
Area kolam Pemandian Patemon. (Gmaps/Dipa Ardi)

Radar Jember - Terletak di Desa Patemon, Kecamatan Tanggul, Pemandian Patemon dikenal sebagai pemandian tertua di Kabupaten Jember.

Lokasinya berjarak sekitar 27 kilometer dari pusat kota Jember dan bisa diakses dengan mudah menggunakan kendaraan pribadi, baik mobil maupun motor.

Tiket masuknya pun terjangkau, yakni 7.500 rupiah per orang. Sementara biaya parkirnya hanya 3000 rupiah untuk motor dan 5.000 rupiah untuk mobil.

Pemandian Patemon ini buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 16.30 WIB.

Memasuki area pemandian, pengunjung akan langsung disambut dengan suasana sejuk dan asri.

Banyak pepohonan besar dan tua yang menaungi seluruh area kolam, menciptakan nuansa alami dan menenangkan.

Hamparan rumput hijau di sekitarnya menambah kesegaran suasana, membuat siapa pun betah berlama-lama di tempat ini.

Salah satu keunggulan utama Pemandian Patemon terletak pada kejernihan airnya.

Air di kolam ini berasal langsung dari mata air alami di kaki bukit, tanpa tambahan bahan kimia seperti kaporit.

Airnya jernih, dingin, dan terasa menyegarkan, menjadikannya pilihan tepat untuk melepas penat di tengah hawa panas.

Pengunjung juga bisa menyewa ban untuk berenang, atau menaiki perosotan yang tersedia di setiap kolam.

Selain kolam utama, pengunjung juga bisa menikmati berbagai fasilitas lain seperti pujasera, gazebo, serta arena bermain anak.

Semua fasilitas ini membuat Pemandian Patemon cocok untuk rekreasi keluarga.

Namun, keunikan Pemandian Patemon tidak hanya terletak pada pesona alamnya, tetapi juga pada cerita mistis yang menyelimutinya.

Masyarakat setempat percaya bahwa air yang keluar dari kaki bukit di pemandian ini memiliki kekuatan menyembuhkan berbagai penyakit.

Tak hanya itu, Pemandian Patemon juga dikenal sebagai tempat untuk “menemukan jodoh”.

Legenda setempat menyebutkan bahwa pemandian ini merupakan tempat bertemunya Dewi Rengganis dan Andi Sose, seorang pangeran dari Makassar.

Kisah ini membuat Pemandian Patemon memiliki daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang tertarik pada wisata berbasis budaya dan mitos lokal.

Pemandian Patemon bukan sekadar tempat untuk berenang, tetapi juga ruang untuk menikmati keindahan alam, menyelami sejarah, dan merasakan sentuhan magis dari legenda masa lalu.

Keasrian dan kesejukan airnya menjadi bukti bahwa keindahan alam dan cerita rakyat bisa berpadu harmonis dalam satu destinasi wisata yang tak lekang oleh waktu.

 Penulis: Shafira Meidiana Putri Magang 25

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #wisata jember #Pemandian Patemon