Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Jalur Gumitir Macet Total! Evakuasi Truk Fuso yang Masuk Jurang Harus Pakai Crane, Warga Ramai Rekam Momen!

Jumai RJ • Jumat, 31 Oktober 2025 | 13:20 WIB

BERHASIL DIEVAKUASI: Truk Fuso bernopol W 9069 PB yang mengalami Kecelakaan, Jumat (24/10) lalu, dievakuasi menggunakan crane, Kamis (30/10).
BERHASIL DIEVAKUASI: Truk Fuso bernopol W 9069 PB yang mengalami Kecelakaan, Jumat (24/10) lalu, dievakuasi menggunakan crane, Kamis (30/10).

Radar Jember – Proses evakuasi truk Fuso bernomor polisi W 9069 PB yang disopiri Hendra, 38, warga Desa/Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang, dilakukan Kamis (30/10) kemarin.

Sebelumnya, truk ini terjun bebas ke jurang, tepatnya di KM 34.600 di Jalur Gumitir, Dusun Curahdamar, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, pukul 14.00, Jumat (24/10) lalu.

Truk Fuso tanpa muatan dari arah Banyuwangi ke Jember itu masuk jurang akibat ceceran BBM jenis solar.

Sopir tidak menguasai kemudi karena truk langsung oleng ke kiri hingga akhirnya terjun ke jurang dengan kedalaman 25 meter.

Saat proses evakuasi truk dilakukan, jalur Gumitir penghubung Jember dengan Banyuwangi itu terpaksa ditutup selama satu jam.

Ini dilakukan karena evakuasi menggunakan alat berat crane. Sebelumnya, Selasa (28/10) lalu, proses evakuasi juga sempat akan dilakukan namun gagal karena derek jenis crane yang sudah di lokasi mengalami kendala pada bagian hidrolis.

Evakuasi akhirnya dilakukan pada Kamis (30/10) sekitar pukul 08.30.

Evakuasi Fuso dalam jurang hanya butuh waktu sekitar sejam.

Hal ini karena di lokasi ada jaringan telkom, wifi, dan kabel penerangan jalan umum (PJU).

Selama proses evakuasi, Kanitlantas Polsek Silo Aiptu Dwi Cahyo Utomo, anggota Satlantas Polres Jember, serta relawan Gumitir ikut membantu di lokasi.

Setelah proses evakuasi selesai arus lalu lintas diberlakukan dengan sistem buka tutup. 

“Karena selama satu jam jalan nasional ditutup, sempat terjadi antrean panjang kendaraan dari dua arah. Sehingga petugas dari Polsek Silo dan anggota Satlantas Polres Jember turun ke lokasi ikut mengatur arus lalin dari dua arah,” kata Dwi Cahyo.

Dikatakan, proses evakuasi sempat tertunda dua hari karena crane mengalami kerusakan.

Sehingga evakuasi dilakukan pada Kamis (30/10).

“Sekitar satu jam dilakukan penutupan jalan nasional jurusan Jember - Banyuwangi ditutup total karena alat crane berada di tengah jalan raya. Evakuasi sempat lama karena ada jaringan wifi, telkom dan kabel penerangan jalan umum (PJU),” kata Cahyo.

Pihaknya menyebut, banyaknya laka tunggal akibat rem blong akibat harus diwaspadai.

Untuk itu, semua pengemudi truk muatan berat diimbau untuk mengecek rem dan mesin secara berkala agar kecelakaan serupa tak terulang.

Apalagi, di jalur Gumitir banyak tikungan tajam dan kondisi jalannya naik turun.

“Sebelum memasuki jalur Gumitir hendaknya istirahat dan mengecek rem serta kondisi mesinnya,” jelas Cahyo.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, saat menunggu proses evakuasi banyak sopir dan pengendara roda dua yang mendekat untuk mengabadikan momen dengan foto dan video.

Bahkan ada yang terlihat sambil tiduran di tengah jalan sambil menunggu proses evakuasi selesai. (jum/nur)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Evakuasi Truk #Jember #Jalur Gumitir #truk masuk jurang