JEMBER, Radar Jember – Konektivitas udara Jember menuju Pulau Dewata bakal segera terwujud.
Rute penerbangan Jember–Bali melalui Bandara Notohadinegoro dipastikan segera dibuka oleh Lion Air Group, dan diyakini bakal menjadi pemantik baru kebangkitan ekonomi lokal sekaligus pariwisata kawasan tapal kuda.
Anggota Komisi VI DPR RI Rivqy Abdul Halim mengatakan, pembukaan rute ini sudah dalam tahap finalisasi setelah dilakukan koordinasi intensif dengan manajemen Lion Air Group.
“Ini momentum kebangkitan sektor pariwisata Jember sekaligus magnet investasi baru bagi kawasan,” ujar politisi yang akrab disapa Gus Rivqy, Jumat (24/10).
Menurutnya, penerbangan langsung ke Bali akan menjadi pintu masuk strategis bagi wisatawan nusantara maupun mancanegara.
Karena itu, ia menekankan pentingnya kesiapan destinasi dan infrastruktur wisata agar lonjakan kunjungan bisa tertangani dengan baik.
“Kami berpesan kepada Bupati Jember Gus Fawait agar pembenahan destinasi wisata lokal segera dioptimalkan. Arus pengunjung dari Bali dipastikan meningkat signifikan,” tambahnya.
Ia juga mendorong sinergi tiga kabupaten Jember, Bondowoso, dan Situbondo—untuk memperkuat promosi wisata regional.
Ketiga wilayah ini dinilai memiliki keunggulan yang saling melengkapi: Jember dengan wisata pantai dan budaya, Bondowoso dengan Kawah Ijen, serta Situbondo dengan Taman Nasional Baluran.
“Konsep aglomerasi sebenarnya sudah berjalan. Tinggal dikemas lebih atraktif agar wisatawan dari Bali bisa langsung menjelajahi tiga daerah ini sekaligus,” ungkapnya.
Gus Rivqy menegaskan, promosi wisata dan perbaikan akses jalan menuju lokasi wisata perlu dipercepat agar manfaat ekonomi dari pembukaan rute penerbangan ini dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kalau semua elemen disiapkan dengan matang, penerbangan Jember–Bali bukan hanya soal transportasi, tapi juga mesin penggerak ekonomi daerah,” pungkasnya.(yul)
Editor : M. Ainul Budi