ARJASA, Radar Jember – Ilmu agama wajib ditanamkan sejak dini, tapi bekal kemandirian ekonomi juga tak kalah penting.
Prinsip itu menjadi dasar program pembelajaran berbasis AlQuran dan entrepreneur yang digagas Sjam Rumah Tahfidz di Villa Sjam, Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa, Jember. Program ini menjadi wadah bagi anak-anak, ibu muda, hingga lansia untuk belajar agama sekaligus berwirausaha.
Founder sekaligus pembina Sjam Rumah Tahfidz, Rusgiyanto, menjelaskan kegiatan tersebut telah berlangsung enam bulan terakhir. Dalam pelaksanaannya, Sjam menggandeng KUA Arjasa dan SMPN 2 Arjasa.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya dekat dengan Al-Qur’an, tetapi juga memiliki kemampuan wirausaha. Dengan begitu, mereka tumbuh menjadi pribadi beriman dan produktif,” ujarnya.
Kegiatan dilaksanakan setiap Senin dan Selasa, dibagi menjadi tiga kelompok besar remaja, ibu muda, dan lansia. Untuk kelompok remaja, Sjam bekerja sama dengan SMPN 2 Arjasa.
Mereka mengikuti pembelajaran tahsin, hafalan Al-Qur’an, sekaligus praktik keterampilan seperti membuat lilin aromaterapi, hidroponik, batik, hingga kerajinan tangan bernilai jual. “Untuk peserta ibu muda dan lansia kami bekerja sama dengan KUA,” tambahnya.
Kelompok ibu muda mendapat pelatihan keterampilan dan motivasi usaha untuk meningkatkan ekonomi keluarga.
Sementara kelompok lansia, yang sudah aktif sejak 2023, mendapat pendampingan spiritual dan bantuan sembako mingguan.
Koordinator harian pengembangan pendidikan berbasis Al-Qur’an dan entrepreneur, Musrifah, menilai kegiatan ini memberi dampak besar bagi peserta maupun warga sekitar.
“Ini baru permulaan untuk menebar manfaat lebih luas. Kami ingin menunjukkan bahwa dengan waktu belajar dua jam per pertemuan, dua kali seminggu, anak-anak bisa menunjukkan potensi terbaiknya,” tuturnya.
Melalui program ini, Sjam Rumah Tahfidz berharap lahir generasi muda yang religius, mandiri, dan berdaya saing ekonomi di Arjasa dan sekitarnya. (yul)
Editor : M. Ainul Budi