WULUHAN – Potensi wisata di Desa Dukuh Dempok, Kecamatan Wuluhan, kini dikembangkan lewat program SiDempok (Sinergi Dukuh Dempok).
Program ini digagas oleh mahasiswa penerima beasiswa Djarum Foundation (Beswan Djarum) bersama Pemerintah Desa Dukuh Dempok, dengan tujuan mengintegrasikan berbagai destinasi wisata lokal menjadi satu paket wisata terpadu berbasis pemberdayaan masyarakat.
Direktur Bumdes Digdaya Dukuh Dempok, Agung Puji Santoso, menjelaskan bahwa SiDempok lahir dari kolaborasi antara mahasiswa dan pemerintah desa dalam memetakan serta mengemas potensi wisata yang selama ini belum tergarap maksimal.
“Mulai dari wisata alam, budaya, sampai seni. Dukuh Dempok ini komplet. Kami ingin semua potensi itu terintegrasi agar memberi dampak ekonomi bagi warga,” ujarnya.
Beberapa destinasi yang tergabung dalam paket wisata edukasi SiDempok antara lain Mbahar Batik, tempat wisata belajar batik abstrak khas Jember, TPST Dukuh Dempok, yang memberikan edukasi pengelolaan sampah organik, serta Gubuk Wayang, tempat belajar membuat wayang tradisional.
Ada juga Bonasuka Sari Tebu, wisata edukasi tebu organik yang dikelola UMKM lokal, dan Gumuk Watu, wisata alam yang jadi ikon utama.
Bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana pedesaan, tersedia Homestay Astari Garden sebagai penginapan bernuansa rural.
Ketua Beswan Djarum Jember Batch 40, Tazkiyan Rizki, mengatakan SiDempok merupakan hasil dari program Community Empowerment Challenge Djarum Foundation, yang mendorong mahasiswa untuk menggali potensi lokal dan membantu memecahkan persoalan masyarakat.
“Saat survei, kami melihat Dukuh Dempok punya potensi besar, tapi belum tergarap optimal. Selama ini mereka masih bergantung pada agen wisata dari luar. Kami ingin mendampingi pemuda dan pelaku UMKM agar lebih mandiri,” jelasnya.
Sebanyak 13 mahasiswa dari Universitas Jember dan Universitas Muhammadiyah Jember terlibat dalam perancangan program ini.
Peluncuran resmi SiDempok dijadwalkan berlangsung 27 Oktober mendatang di Balai Desa Dukuh Dempok, menampilkan berbagai produk, karya, dan potensi wisata hasil kolaborasi warga dan mahasiswa.(yul)
Editor : M. Ainul Budi