Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Lintasan Tikungan Tajam Bikin Kewalahan, Tim Unej Tetap Rebut Peringkat 3 di Kontes Mobil Hemat Energi 2025

Yulio Faruq Akhmadi • Kamis, 30 Oktober 2025 | 13:30 WIB

KREATIF: Tim Unej tengah bersiap dalam kompetisi KMHE Unej 2025.
KREATIF: Tim Unej tengah bersiap dalam kompetisi KMHE Unej 2025.

Radar Jember – Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2025 yang digelar di Universitas Jember (Unej) menjadi ajang unjuk inovasi kendaraan hemat bahan bakar dari berbagai kampus di Indonesia.

Dari 38 tim peserta, Universitas Diponegoro (Undip) keluar sebagai juara umum di kategori Prototype, sementara Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menjuarai kategori Urban Concept.

Sedangkan tuan rumah, Unej, harus puas dengan finis di posisi ketiga kelas Motor Pembakaran Dalam (MPD) kategori Prototype.

Manajer Tim Unej Ahmad Ramadani menyampaikan, capaian tersebut merupakan buah kerja keras selama sembilan bulan riset hingga perakitan.

“Kami memulai riset sejak awal tahun. Sirkuit Unej memang cukup berat karena banyak tikungan 90 derajat,” ujarnya.

Dia melanjutkan, meski berstatus tuan rumah, bukan berarti perlombaan menjadi lebih mudah.

Sebab, sirkuit Tegalboto dikenal menantang di antara gelaran KMHE sebelumnya.

Tikungan 90 derajat yang sejatinya menjadi batas maksimal regulasi, hampir semuanya ditemukan di lintasan Unej.

Kondisi itu membuat banyak peserta kewalahan menuntaskan target jarak tempuh sejauh 9,7 kilometer.

Para peserta menghadapi karakter lintasan yang menuntut efisiensi akselerasi di tiap tikungan.

Tim Unej bahkan melakukan serangkaian uji coba pada malam hari karena padatnya aktivitas di kampus.

“Mobil sempat naik trotoar dua kali waktu latihan malam. Tapi saat technical inspection, langsung lolos satu kali jalan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia KMHE 2025 Fendi Setyawan menyebut ajang tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa dari berbagai kampus di Indonesia untuk menciptakan kendaraan paling efisien dalam penggunaan energi.

Setetes bahan bakar, kata dia, harus mampu menempuh jarak sejauh mungkin sebagai wujud riset efisiensi energi di tengah keterbatasan sumber daya minyak.

Oleh karena itu, kompetisi ini menjadi barometer pengembangan teknologi hemat energi dan riset bahan bakar alternatif di kalangan mahasiswa teknik. (yul/nur)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#undip #its #UNEJ #KMHE #kendaraan hemat energi #Kontes Mobil Hemat Energi