Radar Jember – Pengerjaan infrastruktur jalan di Jember dikebut.
Menjelang tutup tahun, perbaikan jalan di Jember memasuki masa krusial.
Hujan yang mulai sering turun membuat pekerjaan rawan molor. Bahkan berisiko dikerjakan tanpa memperhatikan kualitas.
Di tengah tekanan waktu, pemerintah berjanji menjaga mutu dengan memperketat pengawasan di lapangan.
Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) Jember kini berpacu dengan waktu untuk menyelesaikan proyek perbaikan jalan sebelum tahun anggaran berakhir.
Proses yang berlapis, mulai dari penetapan pemenang lelang hingga penandatanganan kontrak menjadi tantangan tersendiri.
“Kemarin memang sudah muncul pemenang, tapi kan ada proses lagi. Dari penunjukkan pemenang, penetapan pemenang itu kan ada tanda tangan kontrak,” ujar Plt Kepala Dinas PUBMSDA Jember Arif Liyantono, Senin (27/10).
Arif menjelaskan, proses administrasi membutuhkan waktu karena harus memastikan kelayakan penyedia jasa.
Terutama bagi pemenang lelang dengan nilai harga perkiraan sendiri (HPS) di bawah 80 persen yang dianggap perlu pengawasan ekstra.
Namun, pihaknya memastikan, bukan hanya masalah administrasi, tapi juga kemampuan dari penyedia untuk mengerjakan proyek perbaikan jalan tersebut.
Menurutnya, kehati-hatian ini penting agar kualitas infrastruktur tak dikorbankan meski waktu pelaksanaan mepet.
Setelah kontrak diteken, tahapan berikutnya, lanjut Arief, adalah pemeriksaan awal atau mutual check (MC0).
Proses ini memerlukan ketelitian dan koordinasi dengan konsultan pengawas.
“MC0 ini juga memakan waktu. Tapi insyaallah dalam minggu ini kami sudah mulai action di lapangan,” ujarnya.
Saat ini, sudah ada tiga titik pengerjaan. Dua di Kecamatan Gumukmas dan satu di kawasan kota.
Sementara, lokasi perbaikan jalan lainnya akan dikebut secara bertahap hingga akhir tahun.
Dia menambahkan, pengawasan mutu menjadi hal penting. Itu dilakukan melalui kerja sama dengan pihak ketiga.
Pihaknya mengoptimalkan sesuai dengan aturan.
“Kami sekarang ada mitra dari konsultan pengawas dan lab untuk quality control-nya. Setiap hasil mutual check akan menjadi dasar penjadwalan agar proyek segera berjalan,” jelasnya. (kin/nur)
Editor : Imron Hidayatullahh