Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Situs Duplang: Potensi Wisata Bersejarah yang Terabaikan di Jember

Redaksi Radar Jember • Sabtu, 25 Oktober 2025 | 01:25 WIB
Photo
Photo

Radar Jember - Jember merupakan kota yang kaya akan destinasi wisata, namun pernahkah kamu mendengar tentang Situs Duplang?

Situs Duplang merupakan destinasi wisata yang kaya akan batu-batu peninggalan zaman purba.

Sebagian besar masyarakat lokal mungkin belum terlalu familiar dengan Situs Duplang  karena keberadaannya yang kurang disorot atau bahkan terlupakan.

Padahal Situs Duplang merupakan sebuah destinasi  edukatif yang memiliki potensi besar.

Melalui Situs Duplang pengunjung akan diajak untuk mengeksplorasi peninggalan-peninggalan bersejarah dan memaknai keluhurannya.

Situs Duplang berlokasi di Desa Kamal, Kecamatan Arjasa. Tepatnya di sebuah desa terpencil lereng Gunung Argopuro, kamu tidak perlu khawatir karena jarak yang diperlukan untuk menempuh perjalanan dari pusat Kota Jember hanya sekitar 16 kilometer.

Kendati demikian akses jalannya bisa dibilang masih kurang mulus dan sempit sehingga harus dipastikan kendaraan yang digunakan dalam keadaan prima.

Bupati Jember, Fawait telah melakukan kunjungan pada Situs Duplang pada bulan Agustus lalu.

Tujuannya adalah untuk melakukan pemetaan dan pengembangan bersama Dinas Pariwisata Jember terkait potensi wisata edukasi Situs Duplang.

Dilansir dari KOMINFO Jember, Fawait mengatakan, situs ini menyimpan cerita panjang tentang bagaimana leluhur kita hidup, berproses, dan meninggalkan warisan peradaban.

“Potensi seperti ini sangat besar untuk dikembangkan menjadi edu wisata yang bisa memberi nilai tambah bagi masyarakat,” ujarnya.

“Konkretnya, anak-anak harus dibawa ke sini. Jangan sampai generasi muda Jember buta sejarahnya sendiri. Banyak warga Jember yang belum tahu situs ini, bahkan mungkin warga luar Jember pun tidak” tambahnya.

Situs Duplang yang telah muncul sejak abad ke-10 Masehi ini merupakan sebuah lahan yang berukuran kurang lebih 10x10 meter.

“Hanya ada sekitar 40 batu bersejarah yang hingga kini tersentralisasi. Sisanya masih terdapat batu bersejarah lainnya yang diperkirakan berjumlah hingga ratusan, tersebar di wilayah desa Kamal, Arjasa” ungkap Juru Perawat, dilansir dari RRI.

Peninggalan fungsional dan ikonik yang terdapat di Situs Duplang antara lain watu kenong, menhir dan dolmen.

Pada zaman purbakala, watu kenong difungsikan sebagai tempat persembahan bagi arwah atau roh leluhur.

Sedangkan menhir dikhususkan sebagai alat pemujaan arwah leluhur.

Terakhir, dolmen berfungsi sebagai kuburan batu yang terkonstruksi batu pipih di bagian atas kemudian ditopang oleh 4-6 batu di sisinya.

Situs Duplang merupakan warisan budaya dan sejarah perlu dilestarikan keberadaannya.

Melalui situs sejarah ini kita dapat belajar dalam memaknai keluhuran benda-benda yang menjadi saksi bisu perjalanan zaman.

Penulis: Aqna Dwi Kharisma Magang 25

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #arjasa #Bupati Jember #situs duplang #Gus Fawait