Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Detik-detik Terakhir Moch. Rauf: Sempat Kirim Pesan ke Ibu Sambung Sebelum Jadi Korban Pembunuhan di Sumberbaru Jember

Jumai RJ • Rabu, 22 Oktober 2025 | 13:40 WIB
BERDUKA: Juariya, ibu sambung korban datang ke Polsek Sumberbaru.
BERDUKA: Juariya, ibu sambung korban datang ke Polsek Sumberbaru.

Radar Jember - Sebelum ditemukan tergeletak bersimbah darah, korban pembunuhan, Moch. Rauf, 25, warga Dusun Lanasan, Desa Gelang, Kecamatan Sumberbaru, sempat kirim pesan suara kepada ibunya.

Hal itu disampaikan langsung oleh Juariya, 47, ibu sambung korban.

Menurut Juariya, sebelum ada telepon yang memberi tahu korban dibunuh, korban sempat kirim pesan suara ke HP miliknya.

"Saya mau jemput teman dulu, dari Surabaya minta jemput di Jatiroto," demikian isi pesan suaranya, diceritakan Juariya yang tinggal di Desa Tanggul Wetan, Kecamatan Tanggul, saat berada di Polsek Sumberbaru, Senin (20/10) malam.

Sebelum mendapat kiriman pesan suara, Juariya sempat ke toko, namun sudah tidak ada korban.

“Setelah saya tanya ke penjaga toko, anak saya sudah keluar. Lalu saya telepon, akhirnya dia kirim pesan suara kalau jemput temannya di Jatiroto,” ucap ibu sambung korban itu.

Sekitar setengah jam kemudian, ada telepon yang menyebut korban Moch. Rauf sudah ditemukan di tengah jalan bersimbah darah.

"Saya langsung ke lokasi melihat kondisi korban. Di lokasi sepedanya masih ada," katanya,

Dikatakan, korban bekerja di toko dan baru dua bulan pulang dari Kalimantan.

Rencananya akan membuat KTP di Tanggul.

“Karena saya beralamat di Tanggul sedangkan korban masih KTP Sumberbaru. Anaknya ini memang pendiam dan tertutup. Saya gak nyangka kalau jadi korban pembunuhan," kata ibu korban yang terlihat syok.

Senin (20/10) pukul 09.00, ia mengaku masih melihat anaknya di rumah istrinya, di Kecamatan Tanggul. Menurutnya, sang anak ikut istrinya.

Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Sumberbaru Aiptu Y. Susanto PS mengatakan, sebelum ditemukan meninggal, korban sempat duduk di atas motornya di simpang tiga depan masjid.

"Korban sempat mondar-mandir di sekitar simpang tiga seperti ada yang ditunggu. Tidak lama kemudian korban ini naik motornya ke arah utara," kata Susanto.

Tidak lama setelah berjalan ke utara ada kabar orang dibunuh di tengah jalan.

“Ternyata korban pembunuhan itu orang yang berhenti dan duduk di atas motornya, di sekitar simpang tiga,” kata Kanitreskrim.

Santo menyebut, keterangan yang disampaikan berdasarkan saksi yang mengetahui korban sebelum dibunuh.

“Jarak dari tempat korban ini duduk di atas motornya dengan lokasi pembunuhan tidak jauh,” pungkas Santo, panggilan akrab Kanitreskrim Polsek Sumberbaru. (jum/c2/nur)

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #polsek sumberbaru #pembunuhan misterius #kasus pembunuhan